Sabtu, 21 Agustus 2010

Unhan Wisuda 38 Magister Bidang Strategi Pertahanan Semesta

Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso memberi ucapan selamat kepada mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) Indonesia Angkatan I yang diwisuda di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Sabtu (21/8). Sebanyak 38 wisudawan memperoleh gelar Sarjana S2 dalam bidang Strategi Pertahanan Semesta. (Foto: ANTARA/Herka Yanis Pangaribowo/ama/10)

22 Agustus 2010, Jakarta -- Untuk pertamakalinya Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan) yang berdiri tahun 2009 mewisuda 38 lulusan S2 di bidang Strategi Pertahanan Semesta. Para lulusannya berhak menyhandang gelar Master Pertahanan atau M.Han.

"Para wisudawan ini akan kembali ke lingkungan kerja masing-masing, dan mereka diharapkan menjadi pemikir dan ahli strategis perang yang berwawasan nasional dan internasional," kata Rektor Unhan Mayjen TNI Dr Syarifuddin Tippe, MSi pada acara wisuda Program Magister Studi Strategi Perang Semesta Unhan di Gedung Kemhan, Jakarta, Sabtu (21/8) malam.

Menurut Rektor Unhan, para lulusan magister Unhan yang pertama itu sebagian besar merupakan perwira TNI berpangkat kolonel senior, sedangkan dua orang dari kalangan sipil. Sebanyak sembilan orang lulus dengan predikat Cumlaude, dan Kolonel (Kav) Jamaluddin menjadi lulusan terbaik.

"Para wisudawan ini juga telah melaksanakan Kuliah Kerja Luar Negeri di Naval Post Graduate School, Amerika Serikat," katanya.

Rektor Syarifuddin menambahkan bahwa Unhan merupakan perguruan tinggi negeri satu-satunya di Indonesia yang secara khusus melakukan kajian soal pertahanan, dan menyiapkan pemikir strategis di bidang strategi pertahanan semesta, baik sipil maupun militer.

Dikemukakan, selain memiliki program studi Strategi Perang Semesta, Unhan juga menyelenggarakan program studi Manajemen Pertahanan. Pada bulan Agustus ini, katanya, Unhan kembali membuka dua program studi baru, yakni ekonomi pertahanan dan manajemen bencana.

"Selain memililki peran strategis, Unhan juga merupakan perguruan tinggi negeri yang unik karena hanya membuka jenjang strata dua, dan semua siswanya tidak dipungut biaya," katanya.

ANTARA News

Tidak ada komentar:

Posting Komentar