Senin, 28 Juni 2010

Kodam VI/Tanjungpura dilikuidasi Kembali jadi KodamVI/Mulawarman

28 Juni 2010, Balikpapan -- Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI George Toisutta menjadi irup pada upacara likuidasi Kodam VI/Tanjungpura serta ditindaklanjuti dengan peresmian Kodam VI/Mulawarman Senin (28/6) di Lapangan Upacara Makodam VI/Mlw Balikpapan. Dalam kesempatan tersebut selain meresmikan Kodam VI/Mulawarman, Kasad juga meresmikan gedung Olahraga Mulawarman yang ditandai dengan penandatangan prasati diatas batu marmer.

Dalam peresmian Kodam VI/Mulawarman tersebut negara mempercayakan Mayjen TNI Tan Aspan untuk menjabat Pangdam VI/Mulawarman yang ditandai dengan pemberian Pataka Kodam Mulawarman oleh Kasad kepada Mayjen TNI Tan Aspan. Masih dalam kaitannya Likuidasi Kodam VI/Tanjungpura yang dilanjutkan dengan peresmian Kodam VI/Mulawarman, Komando atas juga akan meresmikan Kodam baru di wilayah Kalimantan Barat dengan Nama Kodam XII/Tanjungpura. Peresmian Kodam XII/Tanjungpura direncanakan tanggal 2 Juli 2010 oleh Kasad serta Mayjen TNI Moeldoko akan dipercaya menjadi Pangdam XII/Tpr.

Kodam VI/Mulawarman bermotto Satmika Canta yang berarti Senantiasa Tetap Suci pernah ada sejak tahun 1960 an karena ada likuidasi besar-besaran ditahun 1985 yang mana waktu itu TNI AD mempunyai 16 Kodam disempurnakan menjadi 10 Kodam termasuk Kodam IX/Mulawarman, Kodam X/Lambung Mangkurat, dan Kodam XII/Tanjungpura dilebur menjadi satu yaitu Kodam VI/Tanjungpura.

Ditahun 2010 ini menjadi tongak sejarah baru lahirnya kembali dua Kodam yang pernah bersama-sama masyarakat Kalimantan berjuang demi Negara Kesatuan Republik Indonesai (NKRI). Atas pertimbangan keamanan, dengan luas wilayah Kalimantan sangat luas dengan panjang perbatasan dengan negara tetanga Malaysia lebih dari 1000 Km dengan ragam rawan kejahatan baik dari segi ekonomi maupun keamanan dan pertahanan, pimpinan TNI atas restu dari pemerintah Kodam yang ada di Kalimantan kembali dimekarkan.

Dalam amanatnya Kasad menegaskan, Likuidasi Kodam VI/Tanjungpura dan peresmian Kodam VI/Mulawarman merupakan tindak lanjut Renstra TNI Angkatan Darat Tahun 2010-2014 dan pembangunan kekuatan Minimum Essential Force TNI Angkatan Darat Tahun 2010-2019 untuk mencapai kekuatan pokok minimum, yaitu tingkat kekuatan yang mampu menjamin kepentingan strategis pertahanan aspek darat.

Likuidasi Kodam VI/Tanjungpura serta kembali berubah nama, menjadi Kodam VI/Mulawarman, tertuang dalam Peraturan Panglima TNI Nomor : Perpang/ 35/V/2010 tanggal 17 Mei 2010. Pemilihan nama Mulawarman, berhubungan erat dengan sejarah historis terbentuknya wilayah Kalimantan Timur dalam perjalanan panjang perjuangan para rajanya. Mulawarman merupakan nama Raja Kerajaan Kutai dengan sebutan Maharaja Mulawarman Nala Dewa, yang memerintah pada abad ke-4 Masehi. Raja Mulawarman merupakan putra dari Raja Aswawarman, yaitu Raja terbesar dari Kerajaan Kutai. Dibawah pemerintahan Raja Mulawarman inilah, Kutai mengalami masa yang gemilang, rakyat hidup tenteram dan sejahtera.

Penggunaan nama Mulawarman pada Kodam VI, yang dilandasi oleh nilai nilai luhur perjuangannya, sikap patriotisme dan kegigihannya, diharapkan dapat memberikan motivasi kepada segenap warga masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan dalam menyongsong tantangan tugas ke depan yang semakin dinamis dan kompleks.

Oleh karena itu, peresmian Kodam VI/Mulawarman ini, diharapkan semakin meningkatkan pelaksanaan pembinaan kewilayahan dalam rangka memantapkan Sistem Pertahanan Semesta, guna menjaga integritas kedaulatan negara dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selama ini di wilayah Kalimantan hanya terdapat 1 (satu) Kodam, yaitu Kodam VI/Tanjungpura. Dengan adanya likuidasi dan pembentukan 1 (satu) Kodam baru, maka Pulau Borneo ini akan memiliki 2 (dua) Kodam, yaitu Kodam VI/Mulawarman yang meliputi wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan, dan Kodam XII/Tanjungpura yang meliputi wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Dengan demikian ke depan, diharapkan tugas tugas yang berkaitan dengan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat, dan pengamanan wilayah perbatasan darat, dapat dilaksanakan oleh kedua Kodam tersebut, sesuai wilayah tugas dan tanggung jawab masing masing.

Penerangan Kodam VI/Mulawarman

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar