Selasa, 13 Oktober 2009

TNI Kembali Berangkatkan Pasukan ke Kongo

Pasukan Kontingen Garuda XX-G dilepas oleh Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (14/10/2009). (Foto: detikFoto/Ramadhian Fadillah)

14 Oktober 2009, Jakarta -- Tentara Nasional Indonesia kembali mengirimkan pasukannya dalam misi perdamaian PBB di Kongo yakni Kontingen Garuda XX-G.

Pasukan yang ompi zeni pimpinan Letkol Czi Arnold itu dilepas keberangkatannya dalam sebuah upacara militer yang dipimpin langsung Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso di Jakarta, Rabu.

Dalam amanatnya, Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso menegaskan, keterlibatan TNI dalam misi perdamaian PBB merupakan bagian dari keterlibatan TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang sesuai dengan amanat UU No 34/2004 tentang TNI.

"Penugasan dalam misi internasional di bawah bendera PBB juga merupakan kehormatan bagi Bangsa Indonesia umumnya, khususnya TNI, yang telah menunjukkan kinerja yang baik dalam beberapa misi serupa sebelumnya," katanya.

Djoko menambahkan, keikutsertaan TNI dalam misi perdamaian PBB juga merupakan bentuk komitmen Bangsa Indonesia yang cinta damai tetapi lebih suka perdamaian.



Direncanakan seluruh personel kompi garuda akan diberangkatkan tanggal 19 Oktober 2009 melalui Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Jumlah pasukan yang dikirim ke Kongo sebanyak 175 orang. Pasukan baret biru muda ini terdiri dari 145 personel TNI AD, 20 personel TNI AL, 5 personel TNI AU dan 5 personel dari Mabes TNI. Tugas utama kontingen Garuda ini merehabilitasi berbagai bangunan yang rusak akibat konflik bersenjata di Kongo. (Foto: detikFoto/Ramadhian Fadillah)

Ia menjelaskan, pengiriman pasukan TNI dalam misi perdamaian PBB bukan tugas yang ringan, sehingga prajurit yang terlibat harus benar-benar dipersiapkan dengan baik termasuk pasukan kompi zeni yang diberangkatkan ke Kongo yang memiliki tugas nontempur.

Kompi Zeni sebagai satuan nontempur, lanjut Djoko, merupakan pasukan yang memiliki kemampuan antara lain melakukan rekonstruksi dan rehabilitasi instalasi listrik, air, perbekalan, logistik, bahkan penjinakan bom.

"Artinya, keberadaan kompi zeni sangat penting untuk memulihkan segala instalasi dan lainnya yang rusak di wilayah tersebut akibat konflik bersenjata," katanya.

Ke-175 prajurit TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda XX-G akan bertugas di Kongo selama satu tahun menggantikan Kontingen Garuda XX-F yang telah hampir habis masa tugasnya di Kongo.

"Diharapkan, mereka juga akan memberikan kinerja yang baik hingga makin mengharumkan nama TNI dan Bangsa Indonesia, demikian Panglima TNI.

ANTARA JATIM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar