Sabtu, 29 Agustus 2009

Cassa TNI-AL Alami Gangguan Saat Mendarat

Cassa 212 TNI AL. (Foto: detikFoto)

29 Agustus 2009, Jakarta -- Pesawat 212 Cassa TNI Angkatan Laut mengalami gangguan pada salah satu rodanya, saat mendarat di Bandara Dobo, Kepulauan Aru, Maluku Tenggara, Sabtu (29/8) pagi.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul ketika dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Sabtu mengatakan, gangguan pada roda pesawat kini tengah diupayakan diatasi oleh kru pesawat agar dapat segera diterbangkan kembali.

"Masih dalam perbaikan, dan diupayakan secepat mungkin agar tidak mengganggu arus penerbangan lainnya dari dan ke bandara itu," ujarnya.

Iskandar menambahkan, pesawat yang dipiloti Kapten Marpaung itu membawa sembilan personel TNI Angkatan Laut, Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Dobo yang akan menjalani rotasi enam bulanan.

Ia mengemukakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu dan tim kini masih berupaya memperbaiki bagian roda yang bermasalah.

Cassa TNI Angkatan Laut itu adalah bagian dari satuan intai maritim TNI Angkatan Laut wilayah Timur Indonesia. "Kemungkinan pesawat semula akan mendarat di Makassar atau Manado," tutur Iskandar.

Pesawat jenis angkut ringan yang diproduksi PT Dirgantara Indonesia pada 1995 ini terhenti di runway Bandara Dobo sehingga beberapa penerbangan seperti Merpati rute Dobo-Ambon tidak bisa terbang karena landasan terhalang pesawat Cassa itu. Pesawat 212 Cassa TNI Angkatan Laut mengalami gangguan pada salah satu rodanya, saat mendarat di Bandara Dobo, Kepulauan Aru, Maluku Tenggara, Sabtu (29/8) pagi.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul ketika dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Sabtu mengatakan, gangguan pada roda pesawat kini tengah diupayakan diatasi oleh kru pesawat agar dapat segera diterbangkan kembali.

"Masih dalam perbaikan, dan diupayakan secepat mungkin agar tidak mengganggu arus penerbangan lainnya dari dan ke bandara itu," ujarnya.

Iskandar menambahkan, pesawat yang dipiloti Kapten Marpaung itu membawa sembilan personel TNI Angkatan Laut, Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Dobo yang akan menjalani rotasi enam bulanan.

Ia mengemukakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu dan tim kini masih berupaya memperbaiki bagian roda yang bermasalah.

Cassa TNI Angkatan Laut itu adalah bagian dari satuan intai maritim TNI Angkatan Laut wilayah Timur Indonesia. "Kemungkinan pesawat semula akan mendarat di Makassar atau Manado," tutur Iskandar.

Pesawat jenis angkut ringan yang diproduksi PT Dirgantara Indonesia pada 1995 ini terhenti di runway Bandara Dobo sehingga beberapa penerbangan seperti Merpati rute Dobo-Ambon tidak bisa terbang karena landasan terhalang pesawat Cassa itu.

ANTARA News

Tidak ada komentar:

Posting Komentar