Jumat, 30 Juli 2010

Kasad: TNI/Polri Siap Amankan Kunjungan Presiden

Sejumlah personel dari TNI melakukan patroli di Kota Ambon usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Pengamanan Presiden di lapangan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX Halong, Ambon, Maluku, Jumat (30/7). Sekitar 6.000 personel disiagakan untuk pengamanan acara puncak Sail Banda 2010 pada tanggal 3 Agustus yang akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (Foto: ANTARA/Jimmy Ayal/ss/pd/10)

30 Juli 2010, Ambon -- Kepala Staf (Kasad) Jenderal TNI. George Toisuta menegaskan seluruh jajaran TNI dan Polri di Maluku siap mengamankan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat puncak kegiatan pelayaran Internasional Sail Banda 2010, 3 Agustus mendatang.

“Semua jajaran TNI/Polri harus siap mengamankan kunjungan Presiden SBY,” tandas KSAD Jenderal TNI George Toisuta usai memimpin apel gelar pasukan pengamanan kunjungan presiden di Markas Komando Lantamal IX di Halong, Ambon, Jumat.

Dia mengatakan, jajaran TNI/Polri harus mengantisipasi sejak dini segala kemungkinan yang dapat terjadi saat kunjungan Kepala Negara tersebut.

“Antisipasi sejak dini kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi karena sudah ada prediksi kemungkinan yang dapat saja terjadi saat kunjungan tersebut,” katanya.

Menurutnya, jajaran TNI/Polri akan mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Presiden SBY selama berada di Ambon termasuk pengamanan lokasi-lokasi yang akan dikunjungi, sehingga berjalan lancar.

“Kita juga akan mengamankan lokasi-lokasi pelaksanaan berbagai event yang dilaksanakan memeriahkan rangkaian kegiatan pelayaran internasional Sail Banda,” katanya.

Toisuta mengharapkan masyarakat Maluku bersatu padu menjaga situasi dan kondisi keamanan tetap kondusif dan aman, sehingga menjamin pelaksanaan kegiatan pembangunan.

Masyarakat juga diimbau untuk melaporkan berbagai kemungkinan yang dapat terjadi, maupun kehadiran oknum-oknum tertentu dengan sikap mencurigakan kepada aparat keamanan di pos-pos terdekat, sehingga dapat diambil tindakan tegas.

“Suksesnya pelaksanaan kegiatan bahari terbesar ini tentunya akan meningkatkan citra Maluku di mata dunia internasional, terutama menarik minat investor maupun wisatawan untuk berkunjung ke daerah ini di masa mendatang,” tandasnya.

Sedikitnya 6.000 personil TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan bergagai kegiatan Sail Banda 2010 yang puncaknya akan dihadiri Presiden SBY, sekaligus mencanangkan Maluku sebagai lumbung ikan nasional, 3 Agustus mendatang.

ANTARA Maluku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar