Jumat, 24 Juli 2009

Kadispenal: Pesawat TNI AU U-612 Hanya Gagal Take Off di Juanda Surabaya

Cassa C-212 U-612. (Foto: Gunawan Mashar)

24 Juli 2009 -- Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul, S.E., menjelaskan bahwa Pesawat TNI AL jenis Cassa U-612 yang sedang mendukung latihan terjun Pasukan Marinir hanya gagal take off di Bandar Udara Juanda, Surabaya, Jum’at (24/7) pukul 09.45 Wib karena ada salah satu indikator pesawat mengalami gangguan ringan.

“Suatu tindakan yang benar diambil oleh Pilot karena sudah sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP) penerbangan untuk mengurangi resiko yang lebih besar,” tegas Kadispenal seusai mengikuti pertandingan tenis lapangan dalam rangka kejuaraan Panglima TNI tahun 2009 di lapangan tenis Mabes TNI AU, Jum’at (24/7).

Menurut Laksma TNI Iskandar Sitompul, S.E., bahwa pesawat TNI AL yang diawaki oleh pilot Kapten Laut (P) Winardi, Co-Pilot Kapten Laut (P/W) Eny Ambarwati dan mekanik Serda Mes Anshori tersebut, sedang mengangkut 14 siswa penerjun Marinir.

Seluruh crew dan penumpang pesawat tersebut dalam keadaan baik, termasuk pesawat tidak ada kerusakan dan melanjutkan latihan penerjunan sorti ketiga atau sorti terakhir sesuai yang direncanakan. Sementara Bandara Udara Juanda, Surabaya tetap operasional seperti biasa.

Cassa 212 dengan nomor lambung U-612 tersebut merupakan pesawat produksi PT Dirgantara Indonesia pada tahun 1983 dengan memiliki panjang 15,154 meter dan lebar 19 meter dengan bobot maksimal 7.450 kg, mampu mencapai ketinggian sampai dengan 20.000 kaki dan telah dioperasionalkan oleh TNI Angkatan Laut sejak 6 April 1984.

DISPENAL

Tidak ada komentar:

Posting Komentar