Minggu, 24 Juli 2011

Diskes Kolinlamil Basmi Hama di Kapal Perang


24 Juli 2011, Jakarta (Pos Kota): Dinas Kesehatan Komando Lintas Laut Militer (Diskes Kolinlamil) melaksanakan fumigasi di dua kapal perang yang berada di bawah pembinaan Komandan Satuan Lintas Laut Militer (Dansatlinlamil) Surabaya, dalam rangka pemeliharaan alutsita atau unsur kapal perang jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), di Surabaya.

Pelaksanakan fumigasi terhadap dua kapal perang tersebut dilaksanakan di kapal perang jenis landing ship tank (LST) KRI Teluk Bone-511 yang sedang sandar di Dermaga Cepu Selatan Ujung Surabaya dan kapal perang jenis angkut tank (AT) type Frosch KRI Teluk Parigi-539, yang sandar di Dermaga Demak Utra Ujung Surabaya, Minggu (24/07).

Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksda TNI Didit Herdiawan, MPA., MBA. mengatakan kegiatan fumigasi seperti ini akan dilaksanakan juga untuk kapal perang lainnya di jajaran Kolinlamil, namun pelaksanaannya akan diatur secara bertahap sesuai skala prioritas sehingga unsur/KRI di jajaran Kolinlamil dengan kondisi siap dalam melaksanakan operasi dalam mengemban tugas angkutan laut militer.

Menurut Kadiskes Kolinlamil Letkol Laut (K) drg. Ridwan Purwanto, MARS bahwa fumigasi yang dilaksanakan ini merupakan program kerja Diskes Kolinlamil yang diselenggarakan setiap triwulan dengan skala prioritas untuk pemeliharaan kapal perang dari serangan hama diantaranya tikus, kecoa, lalat, dan laba-laba serta hama lainnya yang dapat merusak kelengkapan peralatan dalam mengoperasikan kapal perang. Demikian juga dapat membasmi keberadaan nyamuk aedes Aegypti yang dapat menyebabkan demam berdarah maupun jenis nyamuk Anopheles yang bisa menyebabkan penyakit malaria yang mungkin bersarang di kapal perang.

Selain itu, dengan fumigasi tersebut diharapkan dapat menciptakan dan meningkatkan lingkungan yang sehat di dalam kapal perang terutama bagi anak buah kapal selama melaksanakan kegiatan dan aktivitas di kapal perang dalam kegiatan operasi maupun selama di pangkalan.

Kegiatan fumigasi dilaksanakan selama tiga hari sejak tanggal 22 sampai dengan 24 Juli 2011 oleh tim dari Diskes Kolinlamil dengan perwira tertua Mayor Laut (K/W) Eva Heriwaty. Dalam pelaksanaan fumigasi mulai dari penyemprotan/pengasapan sampai bekerjanya obat secara efektif dibutuhkan waktu sekitar 20 sampai 24 jam dengan kondisi ruang-ruang kapal perang tertutup rapat dengan menggunakan obat jenis Methyl Bromide 98 %.

Sementara untuk bagian atau daerah pojok-pojok kapal, setelah dilaksanakan fumigasi disebarkan Mephos berbentuk tablet guna memaksimalkan pemusnahan tikus, kecoa, lalat dan laba-laba serta hama lainnya.

Dan selanjutnya dilaksanakan pengeluaran asap yang mengandung obat tersebut dengan membuka ruang-ruang kapal dan dilaksanakan penyedot udara dengan menghidupkan blower/penyedot udara sampai dinyatakan kondisi aman dan sehat dengan menggunakan alat pengukur kesehatan.

Usai pelaksanaan kegiatan fumigasi, selanjutnya dilaksanakan pembersihan dan ditemukan puluhan tikus yang mati dan banyak kecoa, lalat, nyamuk dan laba-laba yang ditemukan mati di ruang-ruang kapal perang.

Sumber: Dispenkolinlamil

Tidak ada komentar:

Posting Komentar