Kamis, 23 April 2009

Marinir RI-AS Latihan Bersama Di Situbondo


23 April 2009, Surabaya -- Surabaya - Korps Marinir Indonesia mengadakan latihan bersama dengan Korps Marinir Amerika Serikat atau United State Marine Corps (USMC) bertajuk "Latern Iron 09-1 Exercise 2009" di Pusat Latihan Tempur Korps Marinir Karangtekok Situbondo pada 20 April hingga 20 Mei 2009.

"Latihan bersama itu dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapan standarisasi teknik dan taktik," kata Komandan Pasmar-1 Brigjen TNI (Mar) I Wayan Mendra di Surabaya, Kamis, setelah meninjau latihan bersama itu di Situbondo.

Saat melakukan peninjauan latihan untuk mewakili Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Djunaidi Djahri, ia mengatakan kerjasama pertahanan dan keamanan Indonesia-AS itu juga sebagai sarana meningkatkan kerjasama yang saling menguntungkan dan dapat memberikan kontribusi yang positif bagi Marinir Indonesia dan USMC.

Latihan bersama selama satu bulan itu melibatkan peserta latihan dari Korps Marinir (Denjaka dan Taifib ) sebanyak 40 orang, dan USMC (US Marsoc) sebanyak 11 orang, serta bertindak selaku pemimpin latihan adalah Letkol Marinir Widodo yang juga Komandan Denjaka.

Taifib merupakan singkatan dari Intai Amfibi yang merupakan pasukan khusus TNI AL seperti halnya Kopassus di TNI AD, sedang Denjaka merupakan singkatan dari Detasemen Jala Mangkara yang merupakan prajurit pilihan dari Batalyon Taifib (Yon Taifib).

Latihan itu juga sempat ditinjau Komandan Kolatmar Kolonel Marinir Siswoyo H.S, Danbrigif-1 Mar Kolonel Marinir K. Situmorang, Asintel Kaspasmar-1 Letkol Mar Edi Juardi, Paban Ops Kormar Letkol Mar Nur Alamsyah, Danyon Taifib-1 Mar Letkol Mar Nur Azis, dan jajaran Muspida Situbondo.

Sebelumnya, Korps Marinir RI-AS juga baru saja mengakhiri latihan bersama di Jakarta pada tanggal 16 Februari hingga 27 Februari 2009 yang melibatkan 90 personel dari Markas Komando Korps Marinir Pasmar II dan 48 prajurit dari Resimen ke-4 USMC yang dipimpin Kolonel You.
(Antara Jatim)

Rabu, 22 April 2009

USS Truxtun DDG103 Destroyer Kelas Arleigh Burke Terbaru Masuk Jajaran AL Amerika


23 April 2009 -- Angkatan Laut (AL) Amerika menambah armada destroyer kelas Arleigh Burke, USS Truxtun DDG103 akan diresmikan masuk jajaran AL, Sabtu, 25 April 2009 di Charleston, South Carolina.

USS Truxtun DDG103 kapal ke-enam yang diberinama Truxtun, pertama kapal layar diluncurkan tahun 1842, dua destroyer DD14 dan DD229, kapal cepat transport APD98, dan frigate DLGN kemudian didisain ulang menjadi cruiser CGN35. Penggunaan nama Truxtun untuk menghormati Komodor Thomas Truxtun (1755-1822) merupakan salah satu dari enam kapten pertama saat AL Amerika pertama kali diorganisasi, 4 Juni 1798.

USS Truxtun merupakan kapal ke-56 dari destroyer kelas Arleigh Burke. Destroyer kelas Arleigh Burke pertama kali bertugas di AL Amerika tahun 1991. Dibangun di dua galangan kapal, Northrop Grumman Ship Systems, Pascagoula, Mississippi dan General Dynamics di Maine. Kelas Arleigh Burke kapal pertama milik AL Amerika yang dilengkapi perlindungan anti peperangan NUBIKA (Nuklir Biologi Kimia).

SH-60

Dua puluh satu kapal (DDG51 – DDG71) dikategorikan Flight I dan tujuh kapal (DDG72 – DDG78) dikategorikan Flight II, kemudian disempurnakan menjadi Flight IIA diproduksi akhir tahun 1997. Flight IIA dilengkapi hanggar untuk dua helikopter SH-60B/F LAMPS, perangkat lunak sistem tempur baru, dek helikopter dipanjangkan, misil Evolved Sea Sparrow, 2x Mk41 VLS menjadi 96 sel dari 90 sel, upgrade sistem radar Aegis, awak kapal dari 23 perwira menjadi 32 perwira dan 300 kru menjadi 348 kru.

USS Truxtu dibuat di Northrop Grumman Ship Systems, Pascagoula, Mississippi mempunyai bobot 9200 ton dilengkapi 4 mesin turbine yang mampu memacu kapal hingga lebih 30 knot.




(NAVY/Global Security/Truxtun/@bBeritahankam

Kol Pnb Widiantoro Danlanud Suryadarma Yang Baru


23 April 2009, Kalijati, Subang -- Jabatan Komandan Lanud Suryadarma, Subang, Jawa Barat diserahterimakan dari Kol. Pnb. Ras Rendro Bowo S.,S.E. kepada Kol Pnb Widiantoro dalam suatu Upacara Militer di Apron Skadron Udara 7 Lanud Suryadarma, Rabu (22/4). Pejabat lama selanjutnya akan menjabat Perwira Pembantu II Pembinaan Tenaga Manusia Staf Personel Markas Besar TNI AU (Paban II Binteman Spersau), Jakarta sedangkan pejabat baru sebelumnya Perwira Pembantu IV Hubungan Luar Negeri Staf Pengamanan Markas Besar TNI AU (Paban IV Hublu Spamau).

Dalam amanatnya Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) I Marsekal Muda TNI Imam Sufaat ,S.IP sebagai Inspektur Upacara menyampaikan pergantian pejabat dalam suatu organisasi merupakan peristiwa penting untuk kepentingan organisasi maupun pengembangan karir yang mengawaki organisasi. Ditambahkan selama ini peran Lanud Suryadarma sebagai pangkalan operasi bagian dari Komando Opersi TNI AU I telah melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik.

Helikopter Colibri berhome base di Lanud Suryadarma

Di samping itu Lanud Suryadarma juga sebagai home base bagi pendidikan pilot helikopter TNI juga sekolah-sekolah anggota TNI AU dari korps teknik dan pembekalan yang berada di bawah Wing Pendidikan Teknik dan Pembekalan (Wingdiktekkal) sebagai satuan samping Lanud Suryadarma. Sekolah-sekolah tersebut adalah Kejuruan Bintara Fasilitas dan Instalasi, Kejuruan Sarana Bantuan, Kejuruan Kendaraan Bermotor, Kejuruan Pemadam Kebakaran, Kejuruan Bahan Bakar Minyak dan Pelumas dan lainnya. Dengan peran tersebut Lanud Suryadarma harus tampil sebagai ujung tombak pelaksana operasi TNI AU, baik sebagai pelaksana maupun pendukung satuan-satuan di jajarannya.

Dalam upacara dimeriahkan atraksi pesawat Gelatik yang menarik Banner Selamat datang dan Selamat jalan Komandan Lanud Suryadarma. Setelah upacara diadakan acara pisah sambut antara komandan Lanud Suryadarma lama dan baru di hanggar Colibri yang dihadiri tamu dan anggota Lanud Suryadarma. Dalam acara tersebut selain ramah-tamah juga hiburan dengan penyanyi lokal. Kemudian setelah serah terima Ketua Pia Ardhya Garini Cabang 5 daerah 1 Lanud Suryadarma dilanjutkan tradisi penjemputan pejabat baru dan pelepasan pejabat lama di halaman hingga pintu masuk Pos 1 Lanud Suryadarma menghadirkan enam penari Sunda.

Kolonel Pnb D. Widiantoro, MBA sebagai Danlanud Suryadarma merupakan alumni Akademi Angkatan Udara tahun 1984 adalah penerbang dan instruktur Pesawat Helikopter TNI AU. Dalam riwayat penugasannya pernah menjabat Komandan Skadron Udara 7 tahun 2002-2002. Bapak tiga anak kelahiran Surabaya tersebut merupakan pejabat Danlanud Suryadarma ke-34 setelah sekitar 25 tahun bertugas.

DISPENAU

KRI Kupang-582 Berhasil Diselamatkan Dislambair Koarmatim

KRI Kupang-582 sandar di Dermaga Ujung Surabaya

22 April 2009, Surabaya -- Karena berhasil menyelamatkan KRI Kupang-582 yang beberapa waktu mengalami kandas di APBS (Alur Pelayaran Barat Surabaya), Dinas Penyelamatan Bawah Permukaan Air (Dislambair) Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) mengadakan syukuran di Lapangan Apel Dislambair Ujung, Surabaya, Rabu (22/4).

Kegiatan syukuran tersebut dihadiri Kadislambair Kolonel Laut (P) Darmansyah, Komandan Satfibarmatim Kolonel Laut (P) Ahmadi Heri Purwono, Kadispenarmatim Letkol Laut (KH) Drs. Toni Syaiful dan seluruh anggota Dislambair Koarmatim. Disamping itu, juga nampak hadir Wakil Bupati Gresik Suwito dan sesepuh masyarakat Pulau Bawean H. Ali Wafa.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Gresik Suwito memberikan apresiasi tinggi kepada tim penyelamatan Koarmatim yang sukses menyangkat kembali KRI Kupang-582 sebagai asset Negara yang mengalami musibah nyaris tenggelam 8 Februari lalu akibat hantaman ombak dan terjadinya kebororan. Kapal mengalami musibah setelah sebelumnya akan melaksanakan tugas mulia menjemput Choirul, seorang nelayan yang mengalami musibah tenggelam dan diselamatkan sebuah kapal Australia. Ketika itu Pemda Kabupaten Gresik meminta bantuan kapal perang Koarmatim menjemput Choirul sehubungan tidak adanya kapal yang berani berlayar karena cuaca buruk dan gelombang laut yang tidak bersahabat.

Meskipun 23 ABK KRI Kupang-582 berhasil diselamatkan, namun kapal kandas di kedalaman 4 meter di sekitar Boui 5 jalur APBS. Untuk upaya menyelamatkan kapal, pada saat itu juga Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Lili Supramono memerintahkan Kepala Dislambair Koarmatim Kolonel Laut (S) Darmansyah Nasution untuk mengadakan penyelamatan kapal agar dapat ditarik ke Markas Koarmatim.

Proses pengangkatan yang memakan watu 45 hari itu semuanya dilakukan secara manual. Dengan menerjunkan 30 personel penyelam. Dislambair mulai melaksanakan tugasnya dengan menjadikan beberapa tangki KRI Kupang-582 sebagai ruangan kedap berisi udara berkemampuan angkat 360 ton, selain itu juga menempatkan sejumlah drum hampa udara ke badan kapal. Setelah haluan kapal berhasil menyembul ke permukaan, selanjutnya 5 buah balon udara yang memeliki tekanan 50 ton Psi membantu menuntaskan pengangkatn kapal perang berbobot 378 ton tersebut.

Perpaduan kerjasama antara pengedapan ruangan-ruangan tangki, drum hampa udara dan balon udara itulah yang memberikan dorongan ke atas, dan tidak lama kemudian KRI Kupang terangkat keatas dan menyembul sempurna ke permukaan air. Selanjutnya KRI Kupang ditarik ke pangkalan dengan kapal Tunda, dan pada Minggu malam 12 April 2009 KRI Kupang-582 merapat di Dermaga Koarmatim Ujung Surabaya.
(DISPENAL)

Tiga Komandan Pusdik Kodiklat AD Diserahterimakan

22 April 2009, Cimahi -- Tiga Komandan Pusat Pendidikan (Pusdik) jajaran Kodiklat TNI AD, diserahterimakan, Rabu, dilapangan upacara Pusdikhub Kodiklat TNI AD Jalan Gatot Subroto Kota Cimahi, Jawa Barat.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam acara serahterima jabatan tiga Komandan Pusdik Kodiklat TNI AD, Letjen TNI Syaiful Rizal psc SIP.

Dalam amanat upacaranya, Letjen TNI Syaiful Rizal psc SIP, mengatakan, bahwa pergantian pejabat di lingkungan Kodiklat TNI AD merupakan hal yang lazim dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan organisasi, dalam rangka pembinaan dan guna meningkatkan profesionalisme pejabat yang bersangkutan.

Dikatakan, pendidikan di lingkungan Kodiklat TNI AD merupakan dasar untuk membentuk dan mengembangkan serta menyiapkan peserta didik dalam membangun sumber daya manusia yang profesional dan handal untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.

"Untuk itu, hasil yang didapat dalam pendidikan tersebut harus dapat mengimplementasikan pada pelaksanaan tugas di mana pun para peserta didik ditugaskan," kata Letjen TNI Syaiful Rizal psc SIP.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi oleh para perwira yang mendapat kepercayaan sebagai Komandan Pusdik, tentunya tidak ringan.

Sehingga loyalitas, dedikasi serta kemampuan manajerial yang prima, responsip dan proaktif, sangat diperlukan oleh seorang Komadan Pusdik Kodiklat TNI AD, katanya.

Adapun jabatan Komandan yang diserahterimakan ialah pertama, Komandan Pusdikbud dari Kolonel Chb Firdaus Komarno kepada Kolonel Chb Acep Koswara ST, selanjutnya Kolonel Chb Firdaus Komarno akan menjabat Paban V / Dalada Slogad.

Kedua, Komadan Pusdikpal dari Kolonel Cpl Syahnan kepada Kolonel Cpl jajah Subarjah, selanjutnya Kolonel Cpl Syahnans Komarno akan menjabat sebagai Bincab Ditpalad.

Ketiga, Komandan Pujsdikpengmilum, dari Kolonel Inf Mochmad Sholeh kepada Inf Kemal Syahier, selanjutnya Kolonel Inf Mochamad Sholeh akan menjabat akan menjabat sebagai Pamen Kodiklat TNI AD.
(ANTARA)

Latihan Force Down Lanud Pekanbaru


22 April 2009, Pekanbaru -- Lanud Pekanbaru telah melaksanakan latihan force down yang bertujuan melatih dan menguji kemampuan Pertahanan Udara dengan terjadi proses pemaksaan mendarat (force down) pesawat musuh ke Lanud Pekanbaru yang di lanjutkan dengan penanganan oleh Polisi Militer dan Perwira Hukum Lanud Pekanbaru, Rabu (22/4).

Dalam skenario latihan disimulasikan Pesawat Hawk 100 yang dipiloti oleh Mayor Pnb Jajang dan Lettu Pnb setyo Budi Pulungan yang dianggap sebagai pesawat musuh yang melakukan pengintaian di sekitar wilayah Riau berhasil dipaksa untuk mendarat di Lanud Pekanbaru oleh pesawat tempur Hawk 200 Skadron Udara 12. Setelah mendarat di Lanud Pekanbaru, kedua penerbangnya dapat ditawan, selanjutnya pilot langsung diinterogasi/diperiksa oleh Polisi Militer dan Perwira Hukum Lanud Pekanbaru.

Secara umum nilai latihan dapat berjalan sesuai rencana. Hasil latihan harus di evaluasi untuk menutup kekurangan-kekurangan sehingga latihan yang akan di adakan tahun depan akan berjalan lebih baik lagi, sehingga hasil yang di peroleh dalam latihan mampu menjawab setiap tantangan tugas yang kita hadapi.
(TNI AU)

Selasa, 21 April 2009

Mi28N Mulai Bertugas di AD Rusia


22 April 2009, Moscow -- Unit tempur Rusia dibagian Utara Kaukasus menerima helikopter serang Mi-28N Night Hunter pertama dari enam yang direncanakan. Pengiriman lima helikopter berikutnya belum ditentukan waktunya.

Mi-28N helikopter versi modifikasi terakhir, dibuat di pabrik Rostvertol di bagian Selatan Rusia. Didisain untuk misi anti tank (Main Battle Tanks), helikopter, pasukan darat, dan kendaraan lapis baja dalam segala cuaca.

Kementrian Pertahanan Rusia merencanakan membeli 45 hingga 67 Mi-28N dalam beberapa tahun, untuk menggantikan Mi-24 Hind dijajaran Angkatan Darat 2015.




Spesifikasi
Engine: 2x TV3-117VMA turbo-shaft, masing-masing 2200 HP
Daya jelajah: 450km (dengan internal tanki bahan bakar), 1100km (dengan tanki eksternal)
Kecepatan: maksimal 305km/Jam; jelajah 270km/Jam
Awak: 2 orang
Persenjataan: misil Ataka, SAM Igla, Roket tipe S-8 kaliber 80mm, S-13 kaliber 122mm, S-24 kaliber 240mm, meriam 30mm dan meriam 23mm

RIA Novosti/@info-terkumpul