Tampilkan postingan dengan label lintas seni budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lintas seni budaya. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Agustus 2012

Seni Tembang (Macapat, Tengahan, Gedhe)

Seni Tembang (Macapat, Tengahan, Gedhe)
Seni Tembang (Macapat, Tengahan, Gedhe), adalah salah satu kesenian yang terdapat di daerah Jawa. Artikel yang mengulas tentang seni tembang ini, archive69 mengambilnya dari Buku Pintar Pepak Basa Jawa (Penyusun Ronggo Warsito, Penerbit NUSANTARA Surakarta). Seni Tembang “Macapat dan tengahan” ada persamaan nama-namanya dengan seni tembang yang ada di daerah Sunda yaitu Pupuh.

Seperti biasa saya ketik ulang sebagian isi buku yang mempergunakan bahasa Jawa ini. Sebagai berikut:

Tembang Jawa Ana Telung Warna:
- Tembang Macapat ana 11 pupuh
1. Asmradana 7. Magatruh
2. Dhandhang gula 8. Mijil
3. Durma 9. Pangkur
4. Gambuh 10. Pucung
5. Kinanthi 11. Sinom
6. Maskumambang
- Tembang Tengahan
1. Balabak 3. Jurudemung
2. Girisa 4. Wirangrong
- Tembang Gedhe
1. Citamengeng 3. Mintajiwa
2. Kusumastuti 4. Pamularsih

Ing tembang Jawa saben sak baris diarani sak gatra
Dhandang gula ana : 10 gatra (baris)
Gambuh ana : 5 gatra (baris)
Kinanthi ana : 6 gatra (baris)
Megatruh ana : 5 gatra (baris)
Pangkur ana : 7 gatra (baris)
Sinom ana : 9 gatra (baris)

Guru Wilangan lan Guru Lagu
Guru Wilangan - yaiku : Akehing kecap (ucap) suku tembung saben sa gatra (baris)
Guru Lagu - yaiku : Aksara urip (vokap) ing pungkasaning gatra (baris)

Tuladna:
Kinanthi guru wilangan guru lagu
Anoman malumpat sampun = 8 wanda = u
Prapteng witing nagasari = 8 wanda = i
Mulat mangandhap katingal = 8 wanda = a
Wanodya yu kuru aking = 8 wanda = i
Galung rusak wor lan kisma = 8 wanda = a
Kang iga-iga kaeksi = 8 wanda = i

Demikian artikel yang membahas tentang keberagaman seni yang ada di bumi Pertiwi ini. Tapi maaf-maaf, kalau pengetikan ulangnya ada kesalahan, maklum saya kurang memahami bahasa Jawa. Kalau ada sobat yang lebih fasih dan berkenan untuk mengalihkan bahasanya ke bahasa Indonesia, sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

Salam

Jumat, 30 September 2011

Menelusuri Tari Angguk Bersama ASPeMusik

tari angguk
Ini adalah posting pertama archive69 yang bertalian dengan seni budaya yang ada di tanah air selain dari Tatar Pasundan. Kesenian rakyat yang akan diarsipkannya yaitu seni tari angguk yang berasal dari Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta. Untuk lebih melengkapi tulisan tentang tari angguk, saya mencoba mencari beberapa sumber yang membahas tentang tari angguk.

Tari Angguk adalah tarian tradisional yang menceritakan kisah Umarmoyo-Umarmadi dan Wong Agung Jayengrono dalam Serat Ambiyo. Tarian ini dimainkan secara berkelompok oleh 15 penari wanita yang berkostum menyerupai serdadu Belanda dan dihiasi gombyok barang emas, sampang, sampur, topi pet warna hitam, dan kaos kaki warna merah atau kuning dan mengenakan kacamata hitam. Tarian ini dimainkan selama 3 hingga 7 jam. (Sumber: Wikipedia)

Lirik lagu pada musik angguk ini adalah budaya campuran antara jawa arabian. dalam pantun yang kental dengan pendidikan mental kesenian angguk tersebut. lirik lagu dari kitab tlodo yang berhuruf arab pegon, tapi dinyanyikan dengan notasi jawa.(sumber: Tips Wisata Murah)

Sumber terakhir yang ditelusuri dari artikelnya ASPeMusik. Dalam artikel tersebut, lebih menitik beratkan ke warna musik yang mengiringi tari Angguk. Apabila sobat-sobat ingin mengetahui gambaran dan daya tarik dari warna musik tari angguk. Silahkan kunjungi dan simak artikelnya yang berjudul "Angguk" Mettal Jawa.

Sumber Gambar: http://aspemusikrecording.blogspot.com/2010/03/angguk-mettal-jawa.html

salam....(LESTARI BUDAYAKU)