Tampilkan postingan dengan label iptek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iptek. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 11 Agustus 2012
Satelit Buatan Indonesia Siap Diluncurkan 2013
12 Agustus 2012, Bandung: Indonesia siap mengorbitkan satelit hasil karya anak bangsa. Rencananya satelit dengan nama A2 ini akan diluncurkan ke orbit pada Juni 2013 di India.
Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Bambang S Tedja mengatakan, pengerjaannya sudah selesai dan tinggal menunggu peluncurannya saja. ”Sudah dites juga,tinggal diluncurkan. Sebelum peluncuran kami simpan sambil terus dijaga fungsionali tasnya, ”katanya seusai penutupan Ritech Expo 2012 di Auditorum Sasana Budaya Ganesa, Jalan Tamansari, Kota Bandung,kemarin.
Menurut dia, serangkaian proses uji coba telah dilakukan pada satelit A2 ini, antara lain uji solar cell,uji center of grafity, uji air bearing seluruh fungsi kontrol, dan uji transportasi. Satelit ini juga diuji oleh tim ahli dari Berlin, Jerman yang menjadi tempat pembuatan satelit pendahulu A2, yaitu A1 yang saat ini masih beroperasi. Soal pemilihan India menjadi tempat peluncuran satelit Indonesia,menurut dia, Indonesia memiliki kerja sama dengan India.
Tapi, tidak menutup kemungkinan pada tahap selanjutnya Indonesia akan bekerja sama dengan China. Meski satelit yang akan di orbitkan ini diklaim sebagai produk Indonesia yang pertama dengan waktu pembuatan dua tahun ini,tapi tidak semua bahannya menggunakan bahan lokal karena keterbatasan material yang ada di Indonesia. Sehingga hanya struktur satelit saja yang berasal dari dalam negeri. Satelit A2 akan digunakan untuk memantau permukaan bumi, termasuk mengetahui kapal apa saja yang ada dipermukaan laut.
Selain itu, satelit juga akan dimanfaatkan untuk membantu penanganan bencana,salah satunya untuk koordinasi bidang komunikasi pada radio-radio amatir. Untuk pusat datanya, stasiun pengendali satelit berada di Rumpin,Bogor. ”Selanjutnya kami akan terus melakukan pengembangan dan menciptakan satelit A3,A4, bahkan satelit yang lebih besar,”ucapnya.
Selain siap mengorbitkan satelit A2,pada penutupan Ritech Expo 2012 juga dilakukan penandatanganan selesainya roket RHAN 122 dan pesawat tanpa awak buatan dalam negeri. Deputi Menristek Bidang Jaringan Iptek Amin Soebandrio mengatakan, Indonesia tidak kalah dengan negara lain soal teknologi. ”Untuk kita harus terus dorong peneliti Indonesia agar mau mengembangkan potensi Indonesia. Misalnya tanaman obat sehingga bisa menjadi produk nasional,” jelasnya.
Sumber: SINDO
Senin, 16 Juli 2012
Belajar dari Kiamat Internet
9 Juli 2012, warga internet alias internet citizen/netizen dibuat waswas kiamat internet (internet doomsday). Meski tak sepenuhnya terbukti, kita selalu bisa mengambil hikmah dari peristiwa apa pun yang terjadi.
Semuanya bermula atas ulah enam warga Estonia dan satu warga Rusia pada tahun lalu. Kelompok ini dipimpin Vladimir Tsastsin (31), ahli komputer spesialis pembuat malware alias malicious software atau peranti lunak yang merusak.
Vladimir adalah pemilik sejumlah perusahaan internet yang selama ini menjalin kedekatan dengan komunitas malware. Tersangka lainnya adalah Timur Gerassimenko (31), Dmitri Jegorov (33), Valeri Aleksejev (31), Konstantin Poltev (28), dan Anton Ivanvov (26)
Mayoritas mereka sudah ditangkap agen federal Amerika Serikat, FBI, namun satu orang buron. Mereka sudah membuatnya sejak 2007, karenan berbasis pengetahuan ancaman virus yang dibuat masih mengancam meski raga mereka sudah dikurung di penjara.
Aksi jahat berupa virus DNS Changer diduga kuat meretasi empat juta komputer di dunia, 50 ribu di antaranya di Indonesia. DNS singkatan Domain Name Server, adalah sarana penerjemah bahasa manusia dengan alamat internet protokol yang berbentuk bilangan angka.
Sebagai gambaran, kita tentu lebih mudah negingat www.pikiran-raktay.com atau www.facebook.com daripada sisitem komputer yang sebenarnya mengidentifikasi alamat komputer tersebut dengan angka maupun alamat internet protokol.
Melalui sejumlah rekayasa pemrograman, kelompok Tsastsin bisa mengendalikan server DNS komputer korbanya serta mengarahkan ke server DNS palsu yang telah dipersiapkan sebelumnya. Lebih gila, program antivirus pun bisa mereka nonaktifkan.
Walhasil, kita bisa belajar banyak dari kiamat internet 9 Juli ini. Bahkan, jika kita melihat pola-pola serangan ancaman heboh internet di publik sebelumnya di bawah ini, kita pun bisa amempelajari pola ancamannya.
1. Virus Mellisa (26 Maret 1999)
Dibuat oleh David L. Smith, Mellisa diketahui pertama kali pada 26 Maret 1999, virus ini melumpuhkan e-mail klien sehingga tidak dapat digunkan, karena dipenuhi surat elektronik ganda yang diterima dan dikirim komputer yang terinfeksi. Walaupun yang dirusak tidak terlalu besar, namun perusahaan raksasa seperti Lucent, Intel, dan Microsoft kala itu mematikan e-mail-nya sementara waktu.
2. Y2K (31 desember 1990)
yang kedua adalah bencana Y@K, ini merupakan kesalahan perhitungan oleh komputer yang disebabkan sistem penyimpanan tanggal yang hanya menyediakan dua digit untuk tahun, dengan asumsi bahwa kedua digit pertama adalah “19”.
Hal ini dilakukan pada tahun 60-an ketika komputer pertama dirancang guna menghemat media menyimpanan. Namun ketika tahan baru 2000 tiba, komputer dapat menunjukkan tanggal yang berubah dari 31 Desembaer 1999 ke 1 Januari 1900.
Kesalahan ini dikhawatirkan akan menyebabkan bencana besar karena komputer digunakan untuk mengatur fasilitas-fasilitas penting seperti PLTN dan perusahaan terbang. Akibatnya banyak perusahaan di seluruh dunia mengadakan pembaharuan di bidang komputer, baik perangkat lunak maupun perangkat keras.
3. I Love U (4 Mei 200)
Dengan nama “I Love U’ serangan ini membaut sakit kepala netizen pada tahun 2000. Betapa tidak. Virus ‘romatis’ ini telah menginfeksi 55 juta komputer dan menyebabkan kerugian hingga milayaran dolar.
Menurut perusahaan software keamanan Symantec, kejadian ini membuat CIA dan parlemen Inggris terpaksa harus mematikan sistem e-mail mereka guna mengantisifasi ancaman itu. Namanya sendiri berasal dari subjek email yang diterima pengguna.
Puncak kerusakannya terjadi pada 4 Mei 2000. E-mail yang berisi virus ini terdiri atas lampiran yang mengatakan “LOVE-LET-TER-FOR-YOU,TXT.vbs”. jika diaktifkan, worm komputer menimpa semua file pada host serta meyerang salinan dirinya ke setiap file.
4. April Mop (1 April 2009)
Ada juga virus conficket April Mop yang menyebar muali 1 April 2009. Serangan ini mampu menginfeksi hingga 9 sampai 15 juta komputer saat itu.
Virus conficker April Mop ini mengeksploitasi celah keamanan RPC Dcom MS 08-067, sehingga secara de facto berhasil menciptakan kekhawatiran pengguna komputer di dunia.
5. Virus ‘Here You Have’ (9 September 2010)
Ini menjadi salah satu hari tergelap bagi pengguna internet, terlebih pengirimannya dilakukan berdekatan peringatan Black September. Pasalnya, pengguna mendapatkan e-mal subjek ‘Here You Have’ yang ternyata saat dibuka adalah berisi virus.
e-mail menyebar ke seluruh dunia waktu itu dan berhasil ‘memukul’ jaringan organisai besar seperti Disney, NASA, Comcast, AIG, dan Proctor & Gamble.
Virus ini relatif tidak berbahaya, sebenarnya hanya berupa spam di inbox yang pada akhirnya membuat pengguna tak bisa mengirim lagi pos elektronik. Namun melihat siapa saja korbannya, jenis ini bukan virus sembarangan.
Sumber: Muhammad Sufyan, Ilham Santoso & Tim www.cerkas.com/”Pikiran Rakyat”
Semuanya bermula atas ulah enam warga Estonia dan satu warga Rusia pada tahun lalu. Kelompok ini dipimpin Vladimir Tsastsin (31), ahli komputer spesialis pembuat malware alias malicious software atau peranti lunak yang merusak.
Vladimir adalah pemilik sejumlah perusahaan internet yang selama ini menjalin kedekatan dengan komunitas malware. Tersangka lainnya adalah Timur Gerassimenko (31), Dmitri Jegorov (33), Valeri Aleksejev (31), Konstantin Poltev (28), dan Anton Ivanvov (26)
Mayoritas mereka sudah ditangkap agen federal Amerika Serikat, FBI, namun satu orang buron. Mereka sudah membuatnya sejak 2007, karenan berbasis pengetahuan ancaman virus yang dibuat masih mengancam meski raga mereka sudah dikurung di penjara.
Aksi jahat berupa virus DNS Changer diduga kuat meretasi empat juta komputer di dunia, 50 ribu di antaranya di Indonesia. DNS singkatan Domain Name Server, adalah sarana penerjemah bahasa manusia dengan alamat internet protokol yang berbentuk bilangan angka.
Sebagai gambaran, kita tentu lebih mudah negingat www.pikiran-raktay.com atau www.facebook.com daripada sisitem komputer yang sebenarnya mengidentifikasi alamat komputer tersebut dengan angka maupun alamat internet protokol.
Melalui sejumlah rekayasa pemrograman, kelompok Tsastsin bisa mengendalikan server DNS komputer korbanya serta mengarahkan ke server DNS palsu yang telah dipersiapkan sebelumnya. Lebih gila, program antivirus pun bisa mereka nonaktifkan.
Walhasil, kita bisa belajar banyak dari kiamat internet 9 Juli ini. Bahkan, jika kita melihat pola-pola serangan ancaman heboh internet di publik sebelumnya di bawah ini, kita pun bisa amempelajari pola ancamannya.
1. Virus Mellisa (26 Maret 1999)
Dibuat oleh David L. Smith, Mellisa diketahui pertama kali pada 26 Maret 1999, virus ini melumpuhkan e-mail klien sehingga tidak dapat digunkan, karena dipenuhi surat elektronik ganda yang diterima dan dikirim komputer yang terinfeksi. Walaupun yang dirusak tidak terlalu besar, namun perusahaan raksasa seperti Lucent, Intel, dan Microsoft kala itu mematikan e-mail-nya sementara waktu.
2. Y2K (31 desember 1990)
yang kedua adalah bencana Y@K, ini merupakan kesalahan perhitungan oleh komputer yang disebabkan sistem penyimpanan tanggal yang hanya menyediakan dua digit untuk tahun, dengan asumsi bahwa kedua digit pertama adalah “19”.
Hal ini dilakukan pada tahun 60-an ketika komputer pertama dirancang guna menghemat media menyimpanan. Namun ketika tahan baru 2000 tiba, komputer dapat menunjukkan tanggal yang berubah dari 31 Desembaer 1999 ke 1 Januari 1900.
Kesalahan ini dikhawatirkan akan menyebabkan bencana besar karena komputer digunakan untuk mengatur fasilitas-fasilitas penting seperti PLTN dan perusahaan terbang. Akibatnya banyak perusahaan di seluruh dunia mengadakan pembaharuan di bidang komputer, baik perangkat lunak maupun perangkat keras.
3. I Love U (4 Mei 200)
Dengan nama “I Love U’ serangan ini membaut sakit kepala netizen pada tahun 2000. Betapa tidak. Virus ‘romatis’ ini telah menginfeksi 55 juta komputer dan menyebabkan kerugian hingga milayaran dolar.
Menurut perusahaan software keamanan Symantec, kejadian ini membuat CIA dan parlemen Inggris terpaksa harus mematikan sistem e-mail mereka guna mengantisifasi ancaman itu. Namanya sendiri berasal dari subjek email yang diterima pengguna.
Puncak kerusakannya terjadi pada 4 Mei 2000. E-mail yang berisi virus ini terdiri atas lampiran yang mengatakan “LOVE-LET-TER-FOR-YOU,TXT.vbs”. jika diaktifkan, worm komputer menimpa semua file pada host serta meyerang salinan dirinya ke setiap file.
4. April Mop (1 April 2009)
Ada juga virus conficket April Mop yang menyebar muali 1 April 2009. Serangan ini mampu menginfeksi hingga 9 sampai 15 juta komputer saat itu.
Virus conficker April Mop ini mengeksploitasi celah keamanan RPC Dcom MS 08-067, sehingga secara de facto berhasil menciptakan kekhawatiran pengguna komputer di dunia.
5. Virus ‘Here You Have’ (9 September 2010)
Ini menjadi salah satu hari tergelap bagi pengguna internet, terlebih pengirimannya dilakukan berdekatan peringatan Black September. Pasalnya, pengguna mendapatkan e-mal subjek ‘Here You Have’ yang ternyata saat dibuka adalah berisi virus.
e-mail menyebar ke seluruh dunia waktu itu dan berhasil ‘memukul’ jaringan organisai besar seperti Disney, NASA, Comcast, AIG, dan Proctor & Gamble.
Virus ini relatif tidak berbahaya, sebenarnya hanya berupa spam di inbox yang pada akhirnya membuat pengguna tak bisa mengirim lagi pos elektronik. Namun melihat siapa saja korbannya, jenis ini bukan virus sembarangan.
Sumber: Muhammad Sufyan, Ilham Santoso & Tim www.cerkas.com/”Pikiran Rakyat”
Senin, 14 November 2011
Perkembangan Alat Komunikasi (Sejarah Komunikasi Indonesia)
Surat
Berdasarkan prasasti dan dokumen yang ditemukan, surat-menyurat di Indonesia sudah ada sejak zaman Kerajaan Mulawarman, Sriwijaya, Tarumanegara, Mataram Kuno, Purnawarman, dan Majapahit. Masuknya agama Budha dan Hindu memicu budaya maneulis dan surat menyurat. Namun, biasanya hanya dilakukan antara bangsawan dan biarawan. Bentuknya sederhana, mengunakan batu, kayu, kulit kayu, bambu atau lontar, dan menggunakan bahasa sansakerta.
Ketika VOC berkuasa (sekitar abad 17 dan 18), surat menyurat dilakukan antara Pulau Jwa dan daratan Eropa. Saat itu surat hanya boleh ditujukan kepada para pejabat resmi dan isinya tidak boleh menceritakan kegiatan VOC di Indonesia. Pengirimannya melalui kapal yang berlayar dari Belanda ke Indonesia atau sebaliknya. Tak berapa lama jasa pengiriman pas pun muncul melalaui kantor pas. Pengiriman surat pun semakin lancer saat Jalan Raya Pos (de Grote Posweg) dari Anyer ke Panarukan (1.000 km) mulai dibangun. Waktu yang dibutuhkan untuk mengirim surat dari Jawa Barat ke Jawa Timur semakin singkat.
Merpati Pos
Merupakan alat komunikasi dengan menggunakan burung merpati sebagai mengantar surat atau pesan, Merpati dipilih karena burung ini pintar, memiliki daya ingat kuat, kemampuan navigasi dan naluri alamiah untuk kembali ke sarang, metode ini berasal dari orang-orang Persia yang melatih burung-burung merpati. Pertama kali digunakan oleh Sultan Bagdad, Nuruddin (1416) untuk mengirimkan pesan sekitar kerajaannya. Orang Romawi menggunakan merpati pos untuk mengirim pesan kepada pasukan militernya. Orang Yunani memberitahukan pemenang olimpiade melalui merpati pos. pada masa perang dunia pertama (1914-1918) pun pasukan Amerika menggunakan permati pos untuk komunikasi.
Telegraf
Telegraf merupakan alat untuk mengirim dan menerima pesan dari jarak jauh. Alat ini ditemukan oleh seorang warga Amerika, Samuel F.B. Morse bersama asistennya Alexander Bain pada tahun 1837. pesan pertamanya dikirim pdaa 6 Januari 1838. pesan yang dikirimkan oleh perator menggunakan kode morse. Pesan ini sering dinamakan pesan kabel atau kawat. Media ini sangat efektif dan dulu menjadi primadona meskipun yang bisa mengirim dam menerima hanyalah orang yang paham kode Morse. Untuk keperluaan peperangan, media ini sangat diperlukan agar pesan rahasia tetap terjaga. Pesan ini pun diistimewakan karena umumnya pesan tersebut adalah pesan penting. Perkembangan selanjutkan, media ini melahirkan media baru seperti teleprinting dan faksimile. Di Indonesai pemanfaatan telegraf dimulai sejak saluran telegraf pertama dibuka 23 Oktober 1855, oleh Pemerintah Hidia Belanda. Telegraf pun dapat dirasakan masyarakat di 28 kantor telegraf. Tidak hanya menghubungkan Batavia (Jakarta) dan Buitenzorg (Bogor), telegraf pun bisa menghubungkan Jakarta dan Singapura, Jawa dan Australia.
Telefon
Penemuan telepon dipicu oleh permintaan penggunaan telegraf yang semakin berkembang dan meningkat. Telefon pun ditemukan pada sekitar tahun 1876 oleh Alexander Graham Bell. Di Indonesia telefon lokal pertama digunakan sejak 16 Oktober 1882 yang diselenggarakan pihak swasta. Jaringan telefon pertama ini menghubungkan Gambir dan Tanjung Priok (Batavia). Selanjutnya jaringan telefon dibuat di kota-kota besar lainnya. Tahun 1906, perusahaan jaringan telefon diambil alih dan dikelola Pemerintah Hindia Belanda. Melalui PTT (Post, Telegraf, Tetefon) Dienst. Seiring perkembangan, kebutuhan telekomunikasi meningkat jaringan telekomunikasi pun diperluas. Tahun 1967 PT Indosat (Indonesia Satelite Corporation) mulai membangun jaringan telefon gelombang mikro. Dimulai dengan jaringan Trans Sumatra dan Indonesia Timur. Selanjutnya, tahun 1976, satelit Palapa A-1 diluncurkan sehingga mengungkinkan jaringan telefon Indonesia meluas hingga mencapai luar negara.
Telegram
Telegram baru dipopulerkan pada tahun 1920-an. telegram barisi kombinasi kode yang ditransmisikan oleh telegraf. Telegram ini tarif mengirimannya lebih murah dari telefon, meskipun tarifnya dihitung berdasarkan jumlah karakter termasuk tanda baca. Namun waktu yang dibutuhkan pun sangat singkat, kurang dari satu hari, tidak seperti surat. Di Indonesia, telegram dipopulerkan oleh perusahaan Telkom. Ada dua jenis telegram, telegram biasa dan Indah. Tetegram biasa berwarna biru muda, sedangkan telegram indag biasa dikirmkan pada hari-hari khusus seperti hari raya ratau tahun baru.
Pager
Pager atau radia panggil merupakan alat telekomunikasi untuk menyampaikan dan menerima pesan pendek. Sekarang mungkin sudah jarang ditemukan, tetapi alat ini masih sering dipakai untuk orang-orang yang bergerak dibidang jasa seperti jasa informasi dari kesehatan. Pager ditemukan tahun 1956 oleh Multitone Electronic di Rumah Sakit St. Thomas London oleh dokter-dokter yang sedang bertugas dalam kondisi darurat. Sejak itu pager semakin berkembang. Sebelum telefon seluler berkembang, pager digunakan sebagai pengganti untuk layanan telefon lokal dan internasional. Di Indonesia pager muncul sebelum tahun 1997. pelanggannya mencapai 800.000. namun karena harga perangkat yang terus menerus melambung pelangan pun perlahan menurun. Apalagi telah munculnya teknologi telefon seluler.
Surat Leletronik (E-mail)
Merupakan sarana mengirim surat melalui jaringan komputer, misalnya internet. Surat elektronik mulai dipakai pada tahun 1960-an. Saat itu internet belum terbentuk, tetapi surat terkirim melalui jaringan yang berbentuk dari kumpulan “mainframe”. Mulai tahun 1980-an mulai bisa dipakai oleh umum.
Internet
Rangkaian yang membentuk iuternet (kependekan dari interconnected-networking) diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET. Rangkaian ini dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Tahun 1983. ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya dari NCP ke TCP/IP, yang merupakan awal dari internet yang kita kenal. Di Indonesia, sejarah internet dimulai pada awal tahun 1990-an. Tahun 1992 hingga 1994, beberapa nama muncul diawal pembangunan internet salah satu diantaranya Onno W. Purbo. Tahun 1994 IndoNet menjadi ISP (Internet Serveci Provider) komersial pertama di Indonesia. Saat ini pihak Pos dan Telekomunikasi belum melihat celah bisnis internet. Mulai 1995 mucul jasa akses Telnet ke luar negeri, sehingga pemakai internet di Indonesia bisa mengakses internet (HTTP).
Telepon Genggam
Penemuan telefon genggam tak terlepas dari perkembangan radio. Berawal pada tahun 1921, Departemen Kepolisian Detroit Michigan mulai menggunakan telefon mobil satu arah. Kemudian tahun 1940, Galvin Manucfatory Corporation (sekarang Motorola) mengembangkan Handle-talllkle SCR536 untuk keperluan komunikasi di medan perang saat perang Dunia II. Namun, penemuan telefon genggam yang sebenarnya terjadi pada tahun 1973 oleh Martin Cooper dari Matorola Corp. telefon ini kemudian dikenal sebagai telefon genggam generasi pertama atau 1G. dari model inilah kemudian muncul telefon genggam berikutnya. Tahun 1990-an generasi kedua atau 2G muncul dengan teknologi GSM dan CDMA. Teknologi ini dilengkapi dengan pesan suara, panggilan tunggu dan sms (short message service). Ukuran dan berat yang lebih kecil menjadi unggulan teknologi ini. Kini, teknologi telefon genggam sudah mencapai generasi ketiga (3G) dan keempat (4G). teknologi ini memberikan jangkauan yang lebih luas lagi termasuk internet. Fitur telefon seluler pun bahkan mendekati fungsi PC. Bahkan untuk teknologi 4G memiliki heterogenitas jaringan hingga memungkinkan pengguna menggunakan beragam system kapan saja dan dimana saja. di Indonesia, teknologi telefon genggam pertama kali hadir pada tahun 1984 dengan bberbasis teknologi Nordic Mobile Telephone (NMT). Telefon genggam pun mulai beredar tahun 1985-1992, tetapi dengan bentuk yang masih besar dan berat. Tahun1993, PT Telkom memulai proyek percontohan seluler digital GSM (Global System for Mobile) yang dimulai di dua pulau, Batam dan Bintan. Setahun kemudian (1994) operator GSM pertama di Indonesia beroerasi melalui PT Satelindo. Selanjutnya mulai bermunculan operator GSM lainnya.
Pesan Instan (Instan Messaging)
Merupakan sebuah teknologi internet di mana para pengguna jaringan internet dapat mengirimkan pesan-pesan singkat pada saat yang bersamaan (real time). Istilah pesan instan ini mengacu pada teknologi yang dipopulerkan oleh America Online (AOL), kemudian diikuti Yahoo! (Yahoo Massenger), Google dan Microsoft (Windows Live Messenger). Bermula ketika orang-orang marak menggunakan teknologi secara online awal tahun 1990. para pengembang peranti lunak menciptakan software chat room, yakni suatu grup atau perseorangan bisa mengirimkan pesan kepada setiap orang di ‘room’ tersebut. Tahun 1996, pesan instan ini meledak saat diperkenalkan ICQ, sebuah pesan gratis. Namun AOL, menjadi pionir dalam kemunitas online pada tahun 1997, karena AOL bisa memberikan kemampuan pengguna berkomunikasi dalam waktu yang sama. Dari sinilah semakin berkembang perusahaan-perusahaan lainnya yang menciptakan mesin pesan instan.
Blackberry.
Blackberry menjadi perangkat telefon genggam yang popular dan fenomenal beberapa tahun terakhir. Blackberry menjadi sangat fenomenal karena memiliki teknologi yang mampu menyampaikan informasi melalui jaringan data nirkabel dari layanan perusahaan telefon genggam. Produk andalam blackberry dan digemari pengguna adalah fitur email cepat (push e-mail). Blackberry juga memiliki kemampuan untun chatting melalui Balcberry Messenger (BBM). Blackberry hadir pada tahun 1997 oleh perusaaan Canada, Research in Motion (RIM). Sementara di Indonesia pertama kali hadir pada pertengahan Desember 2004.
Sumber: Kania D.N./Periset, Pikiran Rakyat
Berdasarkan prasasti dan dokumen yang ditemukan, surat-menyurat di Indonesia sudah ada sejak zaman Kerajaan Mulawarman, Sriwijaya, Tarumanegara, Mataram Kuno, Purnawarman, dan Majapahit. Masuknya agama Budha dan Hindu memicu budaya maneulis dan surat menyurat. Namun, biasanya hanya dilakukan antara bangsawan dan biarawan. Bentuknya sederhana, mengunakan batu, kayu, kulit kayu, bambu atau lontar, dan menggunakan bahasa sansakerta.
Ketika VOC berkuasa (sekitar abad 17 dan 18), surat menyurat dilakukan antara Pulau Jwa dan daratan Eropa. Saat itu surat hanya boleh ditujukan kepada para pejabat resmi dan isinya tidak boleh menceritakan kegiatan VOC di Indonesia. Pengirimannya melalui kapal yang berlayar dari Belanda ke Indonesia atau sebaliknya. Tak berapa lama jasa pengiriman pas pun muncul melalaui kantor pas. Pengiriman surat pun semakin lancer saat Jalan Raya Pos (de Grote Posweg) dari Anyer ke Panarukan (1.000 km) mulai dibangun. Waktu yang dibutuhkan untuk mengirim surat dari Jawa Barat ke Jawa Timur semakin singkat.
Merpati Pos
Merupakan alat komunikasi dengan menggunakan burung merpati sebagai mengantar surat atau pesan, Merpati dipilih karena burung ini pintar, memiliki daya ingat kuat, kemampuan navigasi dan naluri alamiah untuk kembali ke sarang, metode ini berasal dari orang-orang Persia yang melatih burung-burung merpati. Pertama kali digunakan oleh Sultan Bagdad, Nuruddin (1416) untuk mengirimkan pesan sekitar kerajaannya. Orang Romawi menggunakan merpati pos untuk mengirim pesan kepada pasukan militernya. Orang Yunani memberitahukan pemenang olimpiade melalui merpati pos. pada masa perang dunia pertama (1914-1918) pun pasukan Amerika menggunakan permati pos untuk komunikasi.
Telegraf
Telegraf merupakan alat untuk mengirim dan menerima pesan dari jarak jauh. Alat ini ditemukan oleh seorang warga Amerika, Samuel F.B. Morse bersama asistennya Alexander Bain pada tahun 1837. pesan pertamanya dikirim pdaa 6 Januari 1838. pesan yang dikirimkan oleh perator menggunakan kode morse. Pesan ini sering dinamakan pesan kabel atau kawat. Media ini sangat efektif dan dulu menjadi primadona meskipun yang bisa mengirim dam menerima hanyalah orang yang paham kode Morse. Untuk keperluaan peperangan, media ini sangat diperlukan agar pesan rahasia tetap terjaga. Pesan ini pun diistimewakan karena umumnya pesan tersebut adalah pesan penting. Perkembangan selanjutkan, media ini melahirkan media baru seperti teleprinting dan faksimile. Di Indonesai pemanfaatan telegraf dimulai sejak saluran telegraf pertama dibuka 23 Oktober 1855, oleh Pemerintah Hidia Belanda. Telegraf pun dapat dirasakan masyarakat di 28 kantor telegraf. Tidak hanya menghubungkan Batavia (Jakarta) dan Buitenzorg (Bogor), telegraf pun bisa menghubungkan Jakarta dan Singapura, Jawa dan Australia.
Telefon
Penemuan telepon dipicu oleh permintaan penggunaan telegraf yang semakin berkembang dan meningkat. Telefon pun ditemukan pada sekitar tahun 1876 oleh Alexander Graham Bell. Di Indonesia telefon lokal pertama digunakan sejak 16 Oktober 1882 yang diselenggarakan pihak swasta. Jaringan telefon pertama ini menghubungkan Gambir dan Tanjung Priok (Batavia). Selanjutnya jaringan telefon dibuat di kota-kota besar lainnya. Tahun 1906, perusahaan jaringan telefon diambil alih dan dikelola Pemerintah Hindia Belanda. Melalui PTT (Post, Telegraf, Tetefon) Dienst. Seiring perkembangan, kebutuhan telekomunikasi meningkat jaringan telekomunikasi pun diperluas. Tahun 1967 PT Indosat (Indonesia Satelite Corporation) mulai membangun jaringan telefon gelombang mikro. Dimulai dengan jaringan Trans Sumatra dan Indonesia Timur. Selanjutnya, tahun 1976, satelit Palapa A-1 diluncurkan sehingga mengungkinkan jaringan telefon Indonesia meluas hingga mencapai luar negara.
Telegram
Telegram baru dipopulerkan pada tahun 1920-an. telegram barisi kombinasi kode yang ditransmisikan oleh telegraf. Telegram ini tarif mengirimannya lebih murah dari telefon, meskipun tarifnya dihitung berdasarkan jumlah karakter termasuk tanda baca. Namun waktu yang dibutuhkan pun sangat singkat, kurang dari satu hari, tidak seperti surat. Di Indonesia, telegram dipopulerkan oleh perusahaan Telkom. Ada dua jenis telegram, telegram biasa dan Indah. Tetegram biasa berwarna biru muda, sedangkan telegram indag biasa dikirmkan pada hari-hari khusus seperti hari raya ratau tahun baru.
Pager
Pager atau radia panggil merupakan alat telekomunikasi untuk menyampaikan dan menerima pesan pendek. Sekarang mungkin sudah jarang ditemukan, tetapi alat ini masih sering dipakai untuk orang-orang yang bergerak dibidang jasa seperti jasa informasi dari kesehatan. Pager ditemukan tahun 1956 oleh Multitone Electronic di Rumah Sakit St. Thomas London oleh dokter-dokter yang sedang bertugas dalam kondisi darurat. Sejak itu pager semakin berkembang. Sebelum telefon seluler berkembang, pager digunakan sebagai pengganti untuk layanan telefon lokal dan internasional. Di Indonesia pager muncul sebelum tahun 1997. pelanggannya mencapai 800.000. namun karena harga perangkat yang terus menerus melambung pelangan pun perlahan menurun. Apalagi telah munculnya teknologi telefon seluler.
Surat Leletronik (E-mail)
Merupakan sarana mengirim surat melalui jaringan komputer, misalnya internet. Surat elektronik mulai dipakai pada tahun 1960-an. Saat itu internet belum terbentuk, tetapi surat terkirim melalui jaringan yang berbentuk dari kumpulan “mainframe”. Mulai tahun 1980-an mulai bisa dipakai oleh umum.
Internet
Rangkaian yang membentuk iuternet (kependekan dari interconnected-networking) diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET. Rangkaian ini dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Tahun 1983. ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya dari NCP ke TCP/IP, yang merupakan awal dari internet yang kita kenal. Di Indonesia, sejarah internet dimulai pada awal tahun 1990-an. Tahun 1992 hingga 1994, beberapa nama muncul diawal pembangunan internet salah satu diantaranya Onno W. Purbo. Tahun 1994 IndoNet menjadi ISP (Internet Serveci Provider) komersial pertama di Indonesia. Saat ini pihak Pos dan Telekomunikasi belum melihat celah bisnis internet. Mulai 1995 mucul jasa akses Telnet ke luar negeri, sehingga pemakai internet di Indonesia bisa mengakses internet (HTTP).
Telepon Genggam
Penemuan telefon genggam tak terlepas dari perkembangan radio. Berawal pada tahun 1921, Departemen Kepolisian Detroit Michigan mulai menggunakan telefon mobil satu arah. Kemudian tahun 1940, Galvin Manucfatory Corporation (sekarang Motorola) mengembangkan Handle-talllkle SCR536 untuk keperluan komunikasi di medan perang saat perang Dunia II. Namun, penemuan telefon genggam yang sebenarnya terjadi pada tahun 1973 oleh Martin Cooper dari Matorola Corp. telefon ini kemudian dikenal sebagai telefon genggam generasi pertama atau 1G. dari model inilah kemudian muncul telefon genggam berikutnya. Tahun 1990-an generasi kedua atau 2G muncul dengan teknologi GSM dan CDMA. Teknologi ini dilengkapi dengan pesan suara, panggilan tunggu dan sms (short message service). Ukuran dan berat yang lebih kecil menjadi unggulan teknologi ini. Kini, teknologi telefon genggam sudah mencapai generasi ketiga (3G) dan keempat (4G). teknologi ini memberikan jangkauan yang lebih luas lagi termasuk internet. Fitur telefon seluler pun bahkan mendekati fungsi PC. Bahkan untuk teknologi 4G memiliki heterogenitas jaringan hingga memungkinkan pengguna menggunakan beragam system kapan saja dan dimana saja. di Indonesia, teknologi telefon genggam pertama kali hadir pada tahun 1984 dengan bberbasis teknologi Nordic Mobile Telephone (NMT). Telefon genggam pun mulai beredar tahun 1985-1992, tetapi dengan bentuk yang masih besar dan berat. Tahun1993, PT Telkom memulai proyek percontohan seluler digital GSM (Global System for Mobile) yang dimulai di dua pulau, Batam dan Bintan. Setahun kemudian (1994) operator GSM pertama di Indonesia beroerasi melalui PT Satelindo. Selanjutnya mulai bermunculan operator GSM lainnya.
Pesan Instan (Instan Messaging)
Merupakan sebuah teknologi internet di mana para pengguna jaringan internet dapat mengirimkan pesan-pesan singkat pada saat yang bersamaan (real time). Istilah pesan instan ini mengacu pada teknologi yang dipopulerkan oleh America Online (AOL), kemudian diikuti Yahoo! (Yahoo Massenger), Google dan Microsoft (Windows Live Messenger). Bermula ketika orang-orang marak menggunakan teknologi secara online awal tahun 1990. para pengembang peranti lunak menciptakan software chat room, yakni suatu grup atau perseorangan bisa mengirimkan pesan kepada setiap orang di ‘room’ tersebut. Tahun 1996, pesan instan ini meledak saat diperkenalkan ICQ, sebuah pesan gratis. Namun AOL, menjadi pionir dalam kemunitas online pada tahun 1997, karena AOL bisa memberikan kemampuan pengguna berkomunikasi dalam waktu yang sama. Dari sinilah semakin berkembang perusahaan-perusahaan lainnya yang menciptakan mesin pesan instan.
Blackberry.
Blackberry menjadi perangkat telefon genggam yang popular dan fenomenal beberapa tahun terakhir. Blackberry menjadi sangat fenomenal karena memiliki teknologi yang mampu menyampaikan informasi melalui jaringan data nirkabel dari layanan perusahaan telefon genggam. Produk andalam blackberry dan digemari pengguna adalah fitur email cepat (push e-mail). Blackberry juga memiliki kemampuan untun chatting melalui Balcberry Messenger (BBM). Blackberry hadir pada tahun 1997 oleh perusaaan Canada, Research in Motion (RIM). Sementara di Indonesia pertama kali hadir pada pertengahan Desember 2004.
Sumber: Kania D.N./Periset, Pikiran Rakyat
Kamis, 09 Juni 2011
Mewaspadai Gas Dieng
Gunung Dieng di sebelah utara Wonosobo Jawa Tengah baru-baru ini dinyatakan sebagai daerah yang disiagakan berhubung kemungkinan keluarnya gas racun. Berdasarkan catatan, dalam kurun waktu 200 tahun terakhir telah jatuh korban tidak kurang dari 300 jiwa, diantaranya 149 orang meninggal dunia karena latusan pada tahun 1979. Letusan ini dipicu oleh gempa yang menyebabkan gas dan uap yang berakumulasi di dalam bumi didorong ke luar dalam bentuk panas dengan konsentrasi gas yang tinggi.
Gunung Api Dieng merupakan sekumpulan pusat letusan yang berbentuk kawah dan lubang gas dalam berbagai ukuran. Gunung api ini lebih tepat dinamakan Kompleks Gunung Dieng. Di sini terdapat tidak kurang dari 26 pusat letusan, diantaranya yang memperlihatkan kegiatan ada 15 pusat letusan. Sebagai pusat letusan berbentuk telaga, sebagian kering, dan sebagian merupakan kawah bergejolak (fumarol). Pusat letusan tersebar pada arah barat-timur di suatu wilayah dengan panjang lebih kurang 12 km dan lebar 3 km yang dibagi dalam kelompok Kawah Timbang/Butak-Petarangan di sebelah barat dan kelompok Dieng di timur. Kelompok Dieng dapat dibagi lagi atas Kelompok Kawah Sileri dan Kelompok Pakuwaja.
Kelompok yang sering menimbulkan letusan adalah Kelompok Kawah Timbang/Butak-Petarangan dan Kelompok Kawah Sileri. Pada tahun 1786, letusan Butak-Petarangan menyebabkan 38 orang tewas, sedangkan letusan Kawah Timbang pada 1939 dan 1979 menelan korban jiwa masing-masing 10 orang dan 149 orang. Kawah Sileri meletus pada tahun 1944 dan menimbulkan korban 59 orang meninggal dunia, 38 orang luka, dan 55 orang hilang.
Letusan Freatik
Karena penyebab letusan adalah uap dan gas, letusan ini berbentuk Lumpur panas yang mengandung konsentrasi gas yang tinggi. Letusan semacam ini dinamakan letusan freatik. Panas yang merembet dari dapur magma ke dalam batuan telah memanaskan air tanah sehingga membentuk uap. Bersamaan dengan pasokan panas dari magma atau merembes pula gas CO2, H2S NO2 dan berbagai jenis gas racun seperti HCN dan Arsen. Gas-gas itu berakumulasi bersama uap atupun membentuk kantung sendiri di dalam tanah.
Tingkat kematangan gas dan uap untuk meledak secara teoretis dapat diperkirakan, antara lain dengan memperhatikan masa istirahat. Akan tetapi, faktor yang sulit diduga adalah terjadinya gempa yang dapat memicu letusan tersebut. Pemonitoran seismisitas untuk mendeketsi pergerakan gas dan uap di dalam bumi dapat juga membantu, tetapi getaran yang terdeteksi tidak selamanya berakhir dengan letusan.
Dalam keadaan gas keluar secara serentak, konsentrasinya menjadi tinggi. Gas yang tidak beracun, seperti CO2 bila konsentrasinya melewati batas ambang 5.000 pm (parts per million) akan berubah menjadi gas racun. Gas seperti ini sifatnya lebih berat dari gas lainnya, sehingga akan mengambang di atas tanah atau mengisi lembah. Dalam cuaca berkabut, apabila tidak ada angin, konsentrasi gas dengan mudah akan melampaui batas ambang.
Letusan Lumpur di suatu tempat dapat dibarengi dengan keluarnya gas berkonsentrasi tinggi. Pada letusan 1979. Lumpur keluar daei Kawah Sigluduk dan Kawah Sinila yang terletak di sebelah timur laut Kawah Timbang, sedangkan kawah ini hanya mengeluarkan gas. Penduduk Kampung Kepucukan yang mengungsi menuju Kota Kecamatan Batur terjebak oleh gas yang menyebar dari Kawah Timbang, dan dari retakan-retakan yang terdapat disekitarnya. Letusan itu terjadi pada 20 Februari 1979 dini hari.
Muka Magma Dangkal
Melihat letusannya yang berjenis freatik, diperlirakan magma dalam keadaan melemah atau merupakan sisa kegiastan lama. Malahan Junghuhn menduga, Kompleks Dieng merupakan bekas kaldera dengan batas Gunung Prau, Nogosari, Bismo, dan Srojo. Oleh karena itu, pegunungan Dieng mnerupakan dasar kawah, sehingga memiliki topografi relatif datar. Penyebaran pusat letusan yang luas menunjukkan letak sisi magma tidak terlalu dalam.
Karena kegiatan magmatik merupakan sisa kegiatan lama, letusan yang berupa cairan magma, kemungkinannya kecil terjadi dibandingkan dengan letusan freatik. Bagian atas magma sudah dalam keadaan membeku. Panas yang terus-menerus dihasilkan oleh sisa magma, telah mempercepat pematangan tanah, sehingga Dataran Tinggi Dieng dikenal subur. Akumulasi uap yangh tersebar pada lapangan yang luas menyebabkan potensi panas bumi di daerah ini cukup besar. Namun, pemanfaatannya memerlukan kewaspadaan dan teknologi yang memadai karena kandungan gas dalam uap itu.
Penyebaran kawah dan titik letusan yang luas menyebabkan Datran Tinggi Dieng dikenal indah dan menjadi daya tarik wisata. Letusan uap dari gas racun menimbulkan kesan magis, sehinga sejak zaman dahulu kala. Pegunungan Dieng meruapakan tempat yang dianggap sacral. Disini terdapat beberapa candi dari zaman Hindu. Titik-titik bahaya sudah teridentifikasi, sehingga kesiapan dapat dilakukan melalui pembuatan peta bahaya dan kegiatan latihan yang sudah memasyarakat.
Sumber: Adjat Sudrajat, guru besar pada Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran, /”Pikiran Rakyat”
Gunung Api Dieng merupakan sekumpulan pusat letusan yang berbentuk kawah dan lubang gas dalam berbagai ukuran. Gunung api ini lebih tepat dinamakan Kompleks Gunung Dieng. Di sini terdapat tidak kurang dari 26 pusat letusan, diantaranya yang memperlihatkan kegiatan ada 15 pusat letusan. Sebagai pusat letusan berbentuk telaga, sebagian kering, dan sebagian merupakan kawah bergejolak (fumarol). Pusat letusan tersebar pada arah barat-timur di suatu wilayah dengan panjang lebih kurang 12 km dan lebar 3 km yang dibagi dalam kelompok Kawah Timbang/Butak-Petarangan di sebelah barat dan kelompok Dieng di timur. Kelompok Dieng dapat dibagi lagi atas Kelompok Kawah Sileri dan Kelompok Pakuwaja.
Kelompok yang sering menimbulkan letusan adalah Kelompok Kawah Timbang/Butak-Petarangan dan Kelompok Kawah Sileri. Pada tahun 1786, letusan Butak-Petarangan menyebabkan 38 orang tewas, sedangkan letusan Kawah Timbang pada 1939 dan 1979 menelan korban jiwa masing-masing 10 orang dan 149 orang. Kawah Sileri meletus pada tahun 1944 dan menimbulkan korban 59 orang meninggal dunia, 38 orang luka, dan 55 orang hilang.
Letusan Freatik
Karena penyebab letusan adalah uap dan gas, letusan ini berbentuk Lumpur panas yang mengandung konsentrasi gas yang tinggi. Letusan semacam ini dinamakan letusan freatik. Panas yang merembet dari dapur magma ke dalam batuan telah memanaskan air tanah sehingga membentuk uap. Bersamaan dengan pasokan panas dari magma atau merembes pula gas CO2, H2S NO2 dan berbagai jenis gas racun seperti HCN dan Arsen. Gas-gas itu berakumulasi bersama uap atupun membentuk kantung sendiri di dalam tanah.
Tingkat kematangan gas dan uap untuk meledak secara teoretis dapat diperkirakan, antara lain dengan memperhatikan masa istirahat. Akan tetapi, faktor yang sulit diduga adalah terjadinya gempa yang dapat memicu letusan tersebut. Pemonitoran seismisitas untuk mendeketsi pergerakan gas dan uap di dalam bumi dapat juga membantu, tetapi getaran yang terdeteksi tidak selamanya berakhir dengan letusan.
Dalam keadaan gas keluar secara serentak, konsentrasinya menjadi tinggi. Gas yang tidak beracun, seperti CO2 bila konsentrasinya melewati batas ambang 5.000 pm (parts per million) akan berubah menjadi gas racun. Gas seperti ini sifatnya lebih berat dari gas lainnya, sehingga akan mengambang di atas tanah atau mengisi lembah. Dalam cuaca berkabut, apabila tidak ada angin, konsentrasi gas dengan mudah akan melampaui batas ambang.
Letusan Lumpur di suatu tempat dapat dibarengi dengan keluarnya gas berkonsentrasi tinggi. Pada letusan 1979. Lumpur keluar daei Kawah Sigluduk dan Kawah Sinila yang terletak di sebelah timur laut Kawah Timbang, sedangkan kawah ini hanya mengeluarkan gas. Penduduk Kampung Kepucukan yang mengungsi menuju Kota Kecamatan Batur terjebak oleh gas yang menyebar dari Kawah Timbang, dan dari retakan-retakan yang terdapat disekitarnya. Letusan itu terjadi pada 20 Februari 1979 dini hari.
Muka Magma Dangkal
Melihat letusannya yang berjenis freatik, diperlirakan magma dalam keadaan melemah atau merupakan sisa kegiastan lama. Malahan Junghuhn menduga, Kompleks Dieng merupakan bekas kaldera dengan batas Gunung Prau, Nogosari, Bismo, dan Srojo. Oleh karena itu, pegunungan Dieng mnerupakan dasar kawah, sehingga memiliki topografi relatif datar. Penyebaran pusat letusan yang luas menunjukkan letak sisi magma tidak terlalu dalam.
Karena kegiatan magmatik merupakan sisa kegiatan lama, letusan yang berupa cairan magma, kemungkinannya kecil terjadi dibandingkan dengan letusan freatik. Bagian atas magma sudah dalam keadaan membeku. Panas yang terus-menerus dihasilkan oleh sisa magma, telah mempercepat pematangan tanah, sehingga Dataran Tinggi Dieng dikenal subur. Akumulasi uap yangh tersebar pada lapangan yang luas menyebabkan potensi panas bumi di daerah ini cukup besar. Namun, pemanfaatannya memerlukan kewaspadaan dan teknologi yang memadai karena kandungan gas dalam uap itu.
Penyebaran kawah dan titik letusan yang luas menyebabkan Datran Tinggi Dieng dikenal indah dan menjadi daya tarik wisata. Letusan uap dari gas racun menimbulkan kesan magis, sehinga sejak zaman dahulu kala. Pegunungan Dieng meruapakan tempat yang dianggap sacral. Disini terdapat beberapa candi dari zaman Hindu. Titik-titik bahaya sudah teridentifikasi, sehingga kesiapan dapat dilakukan melalui pembuatan peta bahaya dan kegiatan latihan yang sudah memasyarakat.
Sumber: Adjat Sudrajat, guru besar pada Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran, /”Pikiran Rakyat”
Selasa, 08 Maret 2011
Dr. Riichi Sakazakii (1920-2002)
Kalah Pamor dengan Hasil Temuannya
Nama bakteri Enterobacter sakazakii sudah tidak asing lagi di telinga kita. Nama itu sering disebut berulang-ulang dalam setiap berita di televisi. Ditulis tak bosan-bosan dalam berita di media-media cetak. Menjadi gosip hangat di kalangan ibu-ibu rumah tangga di setiap acara bincang-bincang dari mulai obrolan ngalor-ngidul sampai obrolan serius. Adakah yang menyadari bahwa nama keren spesies bakteri itu adalah nama seseorang?
Bakteri golongan Enterobacteriaceae ini diambil dari nama seorang ahli taksonomi bakteri asal Jepang, Dr. Riichi Sakazakii. Penamaan spesies "sakazakii", sesuai dengan namanya adalah penghargaan terhadap jerih payahnya yang luar biasa terhadap bidang taksonomi bakteri. Cukup sulit menemukan referensi tentang "keberadaan" doktor yang satu ini. Tidak banyak media yang mengupas biografi pencinta ilmu mikrobiologi ini. Padahal, jasanya di bidang mikrobiologi tidak dapat dipandang sebelah mata.
Dr. Riichi Sakazakii lahir di Yokkaichi, Jepang pada 21 Agustus 1920. Ia tertarik mendalami bidang kedokteran hewan dan lulus dari perguruan tinggi Nippon Veterinary and Animal Science pada tahun 1939. Kemudian, ia mulai bergabung di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Mie di Jepang pada tahun 1947. Hal itu dilakoninya setelah Perang Dunia ke-2 usai. Di tempat ini, ia memulai studinya tentang penentuan serotipe bakteri Salmonella. Penentuan serotipe ini didasarkan reaksi mikroorganisme tersebut antara berbagai jenis antibodi dan struktur antigennya.
Tahun 1953, Dr. Sakazakii pindah ke Institut Nasional Penyakit-penyakit Infeksi (National Institute of Infectious Diseases/NIH) dan meraih gelar doktor bidang ilmu kedokteran hewan dari Universitas Hokkaido pada tahun 1958. Ia juga sempat menerima penghargaan di bidang yang sama dari Denmark Veterinary and Agricultural University pada tahun 1973. Sakazakii tetap bekerja di NIH sampai memasuki masa pensiun di tahun 1981. Masa pensiun tidak dapat menghentikan gairahnya dalam melakukan penelitian. Untuk itu, ia membangun laboratorium sendiri dan melanjutkan studi di bidang mikrobiologi klinis. Lebih dari itu, laboratorium milik Sakazakii ini telah sukses mencetak peneliti-peneliti muda Jepang.
Penelitian-penelitian Sakazakii lebih menitikberatkan studi tentang bakteri-bakteri golongan gramnegatif yang diisolasi dari spesimen klinis. Banyak spesies bakteri gram negatif yang bersifat patogen. Sifat patogen ini umumnya berkaitan dengan komponen tertentu pada dinding selnya, terutama lapisan lipopolisakarida. Sakazakii menentukan beberapa sistem serotipe dari bakteri Salmonella, Hafnia, Aeromonas, dan Plesiomonas. Ia juga dikenal sebagai ahli taksonomi bakteri. Ilmu taksonomi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari sistem pengelompokan, penamaan, dan pengklasifikasian makhluk hidup berdasarkan persamaan dan pembedaan sifatnya.
Sakazakii mengusulkan cukup banyak ide pengklasifikasian bakteri seperti bakteri Leclercia. Yokenella, Entembacter kobei, Enterobacter oowanii, dan Klebsiella ornithinolytica. Dalam ilmu taksonomi, suatu spesies makhluk hidup biasanya terdiri atas dua kata. Kata pertama adalah nama genus, sedangkan kata kedua adalah nama spesiesnya.
Berkat kontribusinya dalam bidang nomenklatur (penamaan) ini, namanya diabadikan sebagai nama spesies dari bakteri Enterobacter sakazakii. Selain itu, Sakazakii pun dianugerahi penghargaan bidang mikrobiologi klinis dari dalam dan luar negeri. Di antaranya penghargaan Asahi Science untuk studi bakteri Vibrio parahaemolyticus pada tahun 1965. Kemudian, medali Bergey untuk kontribusinya dalam taksonomi bakteri pada tahun 1994, dan penghargaan Hideyo Noguchi Memorial Award for Medical Sciences untuk kontribusinya dalam bidang mikrobiologi klinis pada tahun 1998.
Sakazakii sepertinya memang mencurahkan segenap tenaganya untuk melakukan penelitiah-penelitian yang bermanfaat di bidang mikrobiologi. Ia meninggal dunia pada tanggal 11 Januari 2002. Dr. Riiclii Sakazakii akan selalu diingat sebagai pelopor dalam ilmu taksonomi mikroba, mikrobiologi klinis, dan ilmu kesehatan masyarakat. Semoga seluruh semangatnya dalam memajukan ilmu mikrobiologi dapat ditiru dan diteladani para peneliti mikrobiologi di tanah air.
Sumber: Laksmi Priti Manohara, Re-searclt and Development salah satu perusahaan makanan di Bandung, Pikiran Rakyat
Nama bakteri Enterobacter sakazakii sudah tidak asing lagi di telinga kita. Nama itu sering disebut berulang-ulang dalam setiap berita di televisi. Ditulis tak bosan-bosan dalam berita di media-media cetak. Menjadi gosip hangat di kalangan ibu-ibu rumah tangga di setiap acara bincang-bincang dari mulai obrolan ngalor-ngidul sampai obrolan serius. Adakah yang menyadari bahwa nama keren spesies bakteri itu adalah nama seseorang?
Bakteri golongan Enterobacteriaceae ini diambil dari nama seorang ahli taksonomi bakteri asal Jepang, Dr. Riichi Sakazakii. Penamaan spesies "sakazakii", sesuai dengan namanya adalah penghargaan terhadap jerih payahnya yang luar biasa terhadap bidang taksonomi bakteri. Cukup sulit menemukan referensi tentang "keberadaan" doktor yang satu ini. Tidak banyak media yang mengupas biografi pencinta ilmu mikrobiologi ini. Padahal, jasanya di bidang mikrobiologi tidak dapat dipandang sebelah mata.
Dr. Riichi Sakazakii lahir di Yokkaichi, Jepang pada 21 Agustus 1920. Ia tertarik mendalami bidang kedokteran hewan dan lulus dari perguruan tinggi Nippon Veterinary and Animal Science pada tahun 1939. Kemudian, ia mulai bergabung di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Mie di Jepang pada tahun 1947. Hal itu dilakoninya setelah Perang Dunia ke-2 usai. Di tempat ini, ia memulai studinya tentang penentuan serotipe bakteri Salmonella. Penentuan serotipe ini didasarkan reaksi mikroorganisme tersebut antara berbagai jenis antibodi dan struktur antigennya.
Tahun 1953, Dr. Sakazakii pindah ke Institut Nasional Penyakit-penyakit Infeksi (National Institute of Infectious Diseases/NIH) dan meraih gelar doktor bidang ilmu kedokteran hewan dari Universitas Hokkaido pada tahun 1958. Ia juga sempat menerima penghargaan di bidang yang sama dari Denmark Veterinary and Agricultural University pada tahun 1973. Sakazakii tetap bekerja di NIH sampai memasuki masa pensiun di tahun 1981. Masa pensiun tidak dapat menghentikan gairahnya dalam melakukan penelitian. Untuk itu, ia membangun laboratorium sendiri dan melanjutkan studi di bidang mikrobiologi klinis. Lebih dari itu, laboratorium milik Sakazakii ini telah sukses mencetak peneliti-peneliti muda Jepang.
Penelitian-penelitian Sakazakii lebih menitikberatkan studi tentang bakteri-bakteri golongan gramnegatif yang diisolasi dari spesimen klinis. Banyak spesies bakteri gram negatif yang bersifat patogen. Sifat patogen ini umumnya berkaitan dengan komponen tertentu pada dinding selnya, terutama lapisan lipopolisakarida. Sakazakii menentukan beberapa sistem serotipe dari bakteri Salmonella, Hafnia, Aeromonas, dan Plesiomonas. Ia juga dikenal sebagai ahli taksonomi bakteri. Ilmu taksonomi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari sistem pengelompokan, penamaan, dan pengklasifikasian makhluk hidup berdasarkan persamaan dan pembedaan sifatnya.
Sakazakii mengusulkan cukup banyak ide pengklasifikasian bakteri seperti bakteri Leclercia. Yokenella, Entembacter kobei, Enterobacter oowanii, dan Klebsiella ornithinolytica. Dalam ilmu taksonomi, suatu spesies makhluk hidup biasanya terdiri atas dua kata. Kata pertama adalah nama genus, sedangkan kata kedua adalah nama spesiesnya.
Berkat kontribusinya dalam bidang nomenklatur (penamaan) ini, namanya diabadikan sebagai nama spesies dari bakteri Enterobacter sakazakii. Selain itu, Sakazakii pun dianugerahi penghargaan bidang mikrobiologi klinis dari dalam dan luar negeri. Di antaranya penghargaan Asahi Science untuk studi bakteri Vibrio parahaemolyticus pada tahun 1965. Kemudian, medali Bergey untuk kontribusinya dalam taksonomi bakteri pada tahun 1994, dan penghargaan Hideyo Noguchi Memorial Award for Medical Sciences untuk kontribusinya dalam bidang mikrobiologi klinis pada tahun 1998.
Sakazakii sepertinya memang mencurahkan segenap tenaganya untuk melakukan penelitiah-penelitian yang bermanfaat di bidang mikrobiologi. Ia meninggal dunia pada tanggal 11 Januari 2002. Dr. Riiclii Sakazakii akan selalu diingat sebagai pelopor dalam ilmu taksonomi mikroba, mikrobiologi klinis, dan ilmu kesehatan masyarakat. Semoga seluruh semangatnya dalam memajukan ilmu mikrobiologi dapat ditiru dan diteladani para peneliti mikrobiologi di tanah air.
Sumber: Laksmi Priti Manohara, Re-searclt and Development salah satu perusahaan makanan di Bandung, Pikiran Rakyat
Rabu, 23 Februari 2011
Inderaja Dukung Pemantauan Wilayah Indonesia
23 Februari 2011, Jakarta -- (Lapan.go.id): Penginderaan jauh (inderaja) dapat dimanfaatkan untuk pemantauan wilayah Indonesia. Pemantauan ini akan mendukung pertahanan negara.
Hal tersebut diungkapkan Kadislahtal Laksamana Pertama Iwan Kustiawan, MM saat pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Data Penginderaan Jauh untuk Mendukung Pertahanan dan Keamanan, di Pusat Pengolahan Data Pengindraan Jauh Lapan, Pekayon, Jakarta Timur, Senin (21/2).
Menurut Iwan, untuk memantau wilayah perairan Indonesia, TNI Angkatan Laut perlu memperoleh bantuan teknis dalam bidang teknologi penginderaan jauh yang dikembangkan Lapan. Dengan demikian, TNI Angkatan Laut dapat memanfaatkannya dalam upaya pengembangan sistem pertahanan negara.
Sistem pertahanan yang dapat didukung melalui inderaja yaitu pengamatan, identifikasi dan komunikasi, serta pemetaan. Iwan menjelaskan, inilah yang menjadi motivasi TNI Angkatan Laut bekerja sama dengan Lapan dalam melaksanakan bimtek.
Sementara itu, Deputi Bidang Penginderaan Jauh Lapan, Ir. Nurhidayat, Dipl. Ing. dalam sambutannya mengatakan bahwa Lapan memiliki tugas dalam bidang inderaja. “Tugas Lapan menghasilkan data penginderaan jauh dan mendistribusikannya pada pengguna. Data tersebut digunakan bersama oleh berbagai instansi agar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Bimtek ini merupakan cara meningkatkan kemampuan sumber daya pengguna dalam penginderaan jauh. Bimtek diikuti oleh 22 peserta yang terdiri dari TNI Angkatan Laut, Pustopad, Bakorkamla, dan Badan Inteligen Negara. Pelatihan berlangsung pada 21 Februari hingga 4 Maret 2011.
Materi bimtek meliputi praktikum pengolahan data, konversi format, penajaman citra, pembuatan citra komposit, koreksi geometric, cropping dan mosaic data, interpretasi visual, labelling, layout, penggunaan Global Position System (GPS), serta survei lapangan. Dari hasil survei lapangan dilanjutkan dengan praktikum pengolahan DEM dan deteksi garis pantai.
Sumber: Lapan
Senin, 31 Januari 2011
Habibie: Indonesia Mutlak Harus Kuasai 2 Teknologi Utama
KRI Ajak dibangun PT. PAL saat Prof BJ Habibie menjabat Menristek.31 Januari 2011, Jakarta -- (Republika.co.id): Pakar teknologi dirgantara yang juga mantan presiden RI, Prof BJ Habibie, menegaskan, Indonesia harus menguasai dua teknologi utama yakni maritim dan dirgantara. Itu syarat mutlak apabila ingin menjadi bangsa yang besar.
Saat rapat dengar pendapat umum dengan Komisi I DPR di Jakarta, Senin (31/1), Habibie menuturkan bahwa gagasan itu berasal dari Presiden RI Soekarno. Saat itu, presiden pertama RI menyatakan bahwa bangsa Indonesia harus menjadi bangsa besar dengan menguasai teknologi pembuatan kapal laut serta mampu menguasai, mengembangkan dan mandiri.
"Mandiri waktu itu belum dipakai, karena beliau (Soekarno) memakai kata berdikari, yaitu produk teknologi dirgantara," ujar Habibie. Ia menegaskan bahwa komitmennya membangun industri dirgantara di Indonesia, bukan karena dipanggil Presiden Soeharto atau ingin menjadi menteri.
"Sebenarnya Pak Harto pun hanya melanjutkan penuturan dan keinginan Presiden Soekarno itu," ujarnya. Ia menambahkan bahwa dirinya benar-benar ingin membangun dan mengembangkan industri pesawat di Indonesia, sementara posisi presiden yang pernah disandangnya itu tidak penting.
Dalam RDPU yang dipimpin Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq itu, Habibie mendefinisikan makna industri strategis sebagai industri yang bisa membangun bangsa dan industri itu bukan hanya dibangun dan dimanfaatkan untuk pertahanan saja.
Karenanya ia merasa prihatin ketika visi pembangunan teknologi yang dijalankan bangsa ini yang dicari bukanlah kemandirian, tapi yang dikejar hanya keuntungan sesaat. Menurut dia, kalau yang dicari hanya keuntungan sesaat saja, maka sama artinya dengan menjalankan "skenario VOC".
"Industri strategis terhenti perkembangannya karena tidak didukung dengan bantuan anggaran pemerintah. Karena dicari keuntungan dalam US dolar, kalau begitu ya bikin saja dagang. bikin saja pabrik perwakilan mereka (asing)," ujarnya.
Terkait dengan hal itu, Habibie mengartikan globalisasi itu sebagai pakaian baru untuk kolonialisasi. "Saudara, saya orang tua, tapi saya tidak buta. Saya harus katakan kepada anda, anda harus bangkit," ujarnya.
Hal lain yang juga memprihatinkannya adalah terbengkalainya Puspitek. Tempat itu, katanya, tidak lagi digunakan untuk laboratium uji teknik, tapi malah ada ide untuk dijadikan lapangan golf.
"Saya menantang, kalau berani dibuat lapangan golf, maka saya akan berdiri. Kita harus terus belajar. Kita tidak hanya belajar dari kebaikan tapi juga dari kesalahan, bagaimana agar tidak terjadi kesalahan lagi," ujarnya.
Sumber: Republika
Jumat, 21 Januari 2011
2014, Lapan Orbitkan Empat Satelit
19 Januari 2011, Jakarta -- (Lapan.go.id): Salah satu sasaran utama kinerja Lapan pada 2011 ialah peluncuran satelit Twinsat (Lapan-A2 dan Lapan-Orari) untuk mitigasi bencana. Pengembangan satelit terus berlanjut, hingga pada 2014, Lapan akan memiliki empat satelit buatan sendiri meskipun dalam skala kecil. Selama ini, 10 satelit milik Indonesia masih buatan luar negeri.
Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Lapan Dr. Adi Sadewo Salatun, M. Sc. saat rapat kerja Menteri Riset dan Teknologi serta jajaran Kepala Lembaga Pemerintahan Non Kementerian (LPNK) dengan Komisi VII DPR RI di Ruang Rapat Komisi VII, Gedung Nusantara Lantai I, Senin (17/1).
Selain pengembangan satelit, Lapan juga bersiap melakukan studi kelayakan sarana dan prasarana stasiun peluncuran di Pulau Enggano, menguji statik roket RX-550, serta membahas RUU Keantariksaan dengan DPR. Roket RX-550 saat ini sedang dalam proses pengujian bekerjasama dengan BATAN dan dijadwalkan selesai paling lambat Maret 2011. “Jika semuanya telah siap, maka peluncuran RX-550 merupakan peluncuran roket paling besar sampai saat ini,” ujar Adi.
Dalam rapat tersebut, Kepala Lapan menyampaikan realisasi program utama Lapan 2010. Untuk bidang roket, telah dilakukan integrasi dan pengujian subsistem satelit mikro Lapan-A2 dan Lapan-Orari. Di bidang roket, Lapan mengembangan kemampuan roket nasional untuk keperluan riset ilmiah.
Kemudian, di bidang penginderaan jauh (inderaja), lapan mengembangkan model pemanfaatan data satelit inderaja untuk pengembangan wilayah, pemantauan dan inventarisasi sumber daya alam dan lingkungan, serta operasi pelayanan informasi mitigasi bencana (Simba).
Sementara itu di bidang sains antariksa dan atmosfer, Lapan menyuplai model atau data akurat tentang cuaca antariksa, prosedur standar peringatan dini dan mitigasi cuaca antariksa, serta layanan informasi pemanfaatan sains atmosfer. Selain itu, Lapan mendukung penguatan kelembagaan iptek dan regulasi kebijakan pengembangan kedirgantaraan nasional (harmonisasi RUU Keantariksaan).
Sumber: Humas Lapan
Sabtu, 15 Januari 2011
Melebihi Target, Satelit Pertama Buatan Indonesia Masih Mengorbit!

14 Januari 2010, Jakarta --(Lapan.go.id): Lapan-Tubsat, satelit pertama buatan Indonesia, berulang tahun ke-4 pada 10 Januari 2011. Padahal, dalam rancangan awal, satelit ini diperkirakan hanya akan berusia tidak lebih dari dua tahun. Ternyata masa hidup satelit ini melampaui target. Keberhasilan ini merupakan suatu pembuktian bahwa engineer Indonesia mampu membuat satelit yang andal.
Menurut Deputi Bidang Teknologi Dirgantara Lapan, Prof. Dr. Ing. Soewarto Hardhienata, Dipl. Ing., Lapan-Tubsat masih berfungsi dengan baik dan masih terus memberikan gambar dari ruang angkasa. ”Bahkan, jika tidak ada anomali, Lapan-Tubsat masih akan terus beroperasi hingga beberapa tahun lagi,” ujarnya. Soewarto mengatakan, ”ini merupakan hal yang luar biasa bagi sebuah satelit mikro karena banyak satelit semacam ini hanya berusia dua tahun” ia mengungkapkan.
Lapan-Tubsat merupakan satelit mikro atau satelit berukuran kecil dengan bobot 57 kg. Satelit ini berorbit polar atau mengelilingi bumi dengan melewati kutub. Satelit tersebut melewati wilayah Indonesia sebanyak dua kali per hari. Selama empat tahun, Lapan-Tubsat telah menghasilkan berbagai video pemantauan bencana misalnya gunung meletus, pemantauan kebakaran hutan, dan pemantauan perkembangan jembatan Suramadu.
Bahkan, menurut Kepala Bidang Teknologi Ruas Bumi Dirgantara Lapan, Chusnul Tri Judianto, ST, Lapan dapat mengambil gambar letusan Gunung Merapi pada 2010. Saat itu, satelit-satelit penginderaan jauh milik negara-negara maju, tidak dapat mengambil gambar gunung itu karena seluruh wilayah udara di Merapi tertutup awan akibat erupsi.
”Inilah kelebihan Lapan-Tubsat. Satelit ini dapat digerakkan, sehingga mampu 'melirik' dari sisi samping wilayah yang ingin dilihat. Pada satu hari itu, hanya Lapan-Tubsat yang berhasil melihat Merapi dari 650 kilometer di atas permukaan bumi,” ujar Chusnul.
Program pengembangan satelit terus berkembang. ”Sekarang, penguasaan teknologi satelit sudah berjalan di Indonesia dan ini akan terus dilanjutkan,” Soewarto menjelaskan. Saat ini, Lapan sedang membangun dua satelit yaitu Lapan-A2 dan Lapan-Orari. Kedua satelit yang disebut Twin-Sat atau Satelit Kembar berorbit ekuatorial, sehingga akan melewati Indonesia lebih banyak dari Lapan-Tubsat, yaitu 14 kali per hari. Kedua satelit akan mengemban misi untuk mitigasi bencana. Rencananya Twin Sat akan diluncurkan pada 2011 ini dengan menggunakan roket India.
Lapan-A2 akan membawa muatan AIS (Automatic Identification System) untuk mengindentifikasi kapal laut di perairan Indonesia dan kamera video dengan cakupan tiga kali lebih lebar dari Lapan-Tubsat. Lapan-Orari akan membawa muatan voice repeater dan APRS Repeater untuk komunikasi anggota Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) saat bencana. Satelit ini juga akan membawa ADI star (Attitute Determination Instrument). Instrumen ini akan mengeluarkan cahaya seperti bintang yang terlihat dari bumi dengan mata telanjang. ADI star bertujuan untuk menguji sistem pengendalian sikap satelit. Mantan Kepala Pusat Teknologi Elektronika Dirgantara Lapan, Drs. Toto Marnanto Kadri, menjelaskan apabila cahaya menyorot ke titik yang sama selama satelit lewat di tempat yang ditentukan, artinya sistem pengendalian sikap satelit berjalan dengan baik.
Lapan-Orari juga akan membawa Imager Experiment . Hasil muatan ini akan menyerupai data citra satelit penginderaan jauh. Imager pada Lapan-Orari masih bersifat eksperimen. ”Nantinya, imager tersebut akan digunakan pada satelit Lapan berikutnya, yaitu Lapan-IPB,” ujar Toto. Satelit Lapan-IPB adalah satelit kerja sama Lapan dengan Institut Pertanian Bogor (IPB). Satelit ini nanti akan mendukung program ketahanan nasional di bidang pangan.
Indonesia sangat memerlukan satelit. Toto memaparkan, Indonesia merupakan negara kepulauan yang luas sehingga membutuhkan suatu alat pengamatan dan komunikasi yang dapat mencakup seluruh wilayah. ”Satelit merupakan alat yang paling baik untuk kebutuhan tersebut karena biayanya murah,” kata Toto.
Soewarto menegaskan, kunci untuk penguasaan teknologi ini adalah sumber daya manusia yang berkualitas melalui pendidikan dan transfer teknologi dari para peneliti senior kepada peneliti junior.
Sumber: Humas Lapan
Senin, 03 Januari 2011
Lapan Siap Uji Statik Roket Pengorbit Satelit
Persiapan peluncuran roket RX-420. (Foto: Lapan)4 Januari 2011, Jakarta -- (Kompas): Roket pengorbit satelit berdiameter 550 mm atau 0,55 meter telah berhasil dirancang bangun Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional. Uji Statik roket RX-550 ini akan dilaksanakan akhir Januari setelah menjalani uji struktur.
Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Adi Sadewo Salatun di Jakarta, Senin (3/1), menjelaskan, pembuatan RX-550 ini melibatkan PT Krakatau Steel dalam tahap rekayasa. Keterlibatan industri strategis ini dalam pencetakan moncong roket atau nozzle.
Sementara itu, fabrikasi propelan dari material padat ini dilakukan bertahap, yaitu dengan mempertimbangkan ukurannya yang relatif besar, keterbatasan fasilitas yang dimiliki Lapan, dan keamanan proses.
Sutrisno, Kepala Bidang Propelan Lapan, mengatakan, pembuatan propelan yang terdiri dari delapan bagian ini dimulai September 2010. Setiap bagian atau segmen itu kemudian disatukan menjadi bentuk yang utuh.
Pemeriksaan struktur roket RX-550 yang dipamerkan dalam Indo Defence di Jakarta, November lalu, menurut Adi, dilakukan di Badan Tenaga Nuklir Nasional yang memiliki fasilitas non destructive test (NDT). Pengetesan ini untuk memeriksa hasil pengelasan pada sambungan setiap segmen dan kemungkinan adanya keretakan pada struktur.
Rencana uji statik RX-550 pada akhir Januari 2011 ini, menurut Deputi Teknologi Dirgantara Lapan Soewarto Hardhienata, mundur dari jadwal semula, pertengahan Desember lalu. ”Pengunduran ini menyesuaikan pergeseran pelaksanaan NDT menggunakan sinar X. Kalau uji sinar X hasilnya baik, baru dilakukan uji statik,” ujar Soewarto.
Di Kabupaten Garut
Uji statik akan dilaksanakan di Instalasi Uji Terbang Roket di pantai selatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Jika uji statik ini berhasil, tahap selanjutnya adalah mempersiapkan RX-550 untuk uji terbang. Sebelum itu, data uji statik akan dimasukkan dalam simulasi komputer untuk melihat sistem aerodinamika roket. ”Dalam simulasi, roket harus mampu masuk ke orbit pada ketinggian 200 kilometer,” ungkap Adi.
Sistem simulasi komputer ini akan dilaksanakan bekerja sama dengan PT Dirgantara Indonesia yang memiliki fasilitas tersebut.
Apabila pengujian ini tidak menunjukkan hasil yang memadai, diameter roket harus ditingkatkan. Selain itu juga perlu dilakukan peremajaan sistem pencampur propelan atau mixer untuk dapat membuat bahan bakar roket yang dapat meluncur hingga ketinggian di atas 230 kilometer. Dalam mempersiapkan peluncuran roket ini, Lapan juga akan bekerja sama dengan PT Pindad.
Sumber: KOMPAS
Kamis, 30 Desember 2010
N219, Pesawat untuk Landasan Pendek
Model N219. (Foto: BPPT)31 Desember 2010 -- Penerbangan perintis masih akan menjadi andalan Indonesia untuk membuka keterisolasian daerah-daerah terpencil, baik yang ada di pegunungan maupun pulau-pulau kecil. Untuk itu, dibutuhkan pesawat komuter yang sesuai dengan kondisi geografis dan sosioekonomi setempat.
Banyak daerah terpencil di Indonesia yang memiliki landasan pacu pesawat terbang sangat pendek. Lokasi daerah yang berada di punggung gunung, seperti Papua atau pulau-pulau kecil yang sempit, membuat sulit dibangun landasan pacu yang panjang. Bahkan, akibat kendala geografis itu, banyak daerah yang masih sulit dijangkau dengan menggunakan pesawat-pesawat perintis sekalipun.
Saat ini terdapat 72 persen atau 715 bandar udara dan lapangan terbang di Indonesia yang panjang landas pacunya kurang dari 800 meter. Sebanyak 70 persen atau 60 pesawat perintis dengan kapasitas 9-20 penumpang sudah berumur di atas 20 tahun.
Penerbangan perintis itu menghubungkan 89 bandar udara atau lapangan terbang yang ada di 14 provinsi dan melayani 118 rute penerbangan. Setiap tahun, subsidi negara untuk menutupi biaya operasional penerbangan perintis itu mencapai Rp 240 miliar.
Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Marzan Azis Iskandar di Jakarta, Selasa (28/12), mengatakan, kebutuhan pesawat berkapasitas 9-20 penumpang di Indonesia saja hingga 20 tahun mendatang mencapai 97 unit untuk penerbangan sipil dan 105 pesawat untuk keperluan khusus.
Pesawat N219
Menjawab kebutuhan akan pesawat kecil yang bisa menyesuaikan dengan berbagai keterbatasan kondisi geografis yang ada, PT Dirgantara Indonesia (DI) mengembangkan pesawat N219 berkapasitas 19 penumpang. Pesawat ini dirancang sesederhana mungkin, tetapi tidak mengurangi aspek keselamatan penerbangan.
Direktur Utama PT DI Budi Santoso menyatakan, jika pesawat N219 ini nanti terwujud, akan menjadi pesawat tercanggih di kelasnya. Desain pesawat sejenis rata-rata dibuat pada 1950-an.
Pesawat ini akan menggunakan teknologi era 2000-an. Beberapa kecanggihan yang ada dalam pesawat ini, antara lain, menggunakan desain dan analisis aerodinamik hasil penelitian terbaru, desain pesawat seluruhnya menggunakan komputer, serta penggunaan bahan rangka pesawat yang ringan tetapi tetap kuat.
Selain itu, pesawat juga dilengkapi dengan sistem navigasi penerbangan elektronik berbasis personal computer yang murah dan global positioning system (GPS). Dengan peralatan ini, ketika pesawat menghadapi cuaca buruk, hujan deras, ataupun awan tebal, posisi gunung-gunung yang ada di depan ataupun landasan pacu pesawat tetap dapat terdeteksi.
N219 mampu didaratkan pada landasan berumput sepanjang 600 meter. Adapun pesawat sejenis Casa C-212 hanya bisa mendarat di landasan sepanjang 800 meter, sedangkan DHC-6 Twin Otter bisa mendarat di landasan sepanjang 600 meter, tetapi kapasitas angkutnya lebih kecil.
Mesin pesawat yang menggunakan produk Pratt & Whitney ini dirancang untuk tetap berkinerja baik pada daerah dengan tekanan udara rendah dan suhu tinggi.
”Di pegunungan yang tekanan udaranya rendah dan kondisi suhu tinggi yang membuat kerapatan udara kurang akan mengurangi kinerja mesin. Pengurangan kinerja mesin N219 tidak sedrastis pesawat sejenisnya hingga membuatnya lebih stabil,” ungkap Direktur Aerostruktur PT DI Andi Alisjahbana.
Meski termasuk mesin pesawat generasi lama, Pratt & Whitney dipilih karena lebih banyak teknisi yang memahaminya dan suku cadang banyak tersedia. Jika digunakan mesin pesawat generasi baru, dipastikan perawatannya akan lebih susah dan mahal.
Walau demikian, keamanan pesawat tetap jadi prioritas. Posisi sayap dan mesin yang ada di atas membuat mesin cukup terlindung dari debu atau kerikil saat mendarat. Ban pesawat juga didesain tetap ada di luar pesawat, tak dimasukkan dalam badan pesawat saat terbang sehingga tidak perlu khawatir ban tak keluar saat akan mendarat.
Daya angkut dan jelajah
Kapasitas angkut pesawat juga lebih besar dibandingkan pesawat sejenis, yaitu 2.318 kilogram. Ini akan menjawab keluhan sejumlah penumpang di daerah pedalaman yang sering protes saat barang bawaannya tidak terangkut.
Jarak tempuh maksimal pesawat adalah 1.539 kilometer. Namun, pesawat dirancang untuk terbang beberapa kali (multi hop) pada jarak yang lebih pendek, sesuai karakter penerbangan perintis, tanpa perlu mengisi bahan bakar di setiap pemberhentian. Ini untuk mengantisipasi terbatasnya persediaan bahan bakar di daerah pedalaman.
Bagian dalam pesawat juga mudah diubah dalam waktu singkat untuk disesuaikan dengan kebutuhan, apakah akan mengutamakan angkutan penumpang atau barang. Pengubahan yang cepat ini memungkinkan penggunaan pesawat ini untuk angkutan evakuasi medik dari daerah bencana atau untuk keperluan militer.
”Pesawat ini merupakan jawaban atas cemoohan berbagai pihak bahwa PT DI (dulu Industri Pesawat Terbang Nusantara/IPTN) hanya bisa membuat teknologi tinggi yang tidak bisa diaplikasikan sesuai kebutuhan bangsa,” ungkap Andi.
Pesawat yang kini dalam proses penyelesaian desain awal ini diharapkan dapat diproduksi pada 2013 dengan catatan tidak ada masalah pendanaan dalam pengembangan dan produksinya. Penggunaan pesawat N219 diharapkan dapat menggantikan pesawat-pesawat perintis yang sudah tua serta menjadi media alih teknologi dari ahli rekayasa dan teknisi pesawat era 1980- 1990 kepada generasi muda. (M Zaid Wahyudi)
KOMPAS
Senin, 27 Desember 2010
Sang Bapak Ilmu Bedah, Al Zahrawi (936-1013)
Ketika peradaban Islam berjaya di Andalusia (sekarang Spanyol), Cordoba (suatu wilayah di Spanyol) menjadi tempat favorit bagi orang-orang Eropa yang akan menjalani operasi bedah. Salah satu tokoh yang berkontribusi signifikan bagi perkembangan ilmu bedah adalah Abu Al Qasim Khalaf Ibn Al Abbas Al Zahrawi atau di Barat dikenal sebagai Abulcasis.
Al Zahrawi lahir di kota Al Zahra, enam mil sebelah barat laut Cordoba. Al Zahrawi menjalani sebagian besar masa hidupnya di Cordoba, tempat ia belajar, mengajar, dan berpraktik kedokteran.
Selain termasyhur sebagai dokter yang hebat, Al Zahrawi juga dikenal sebagai Muslim yang taat. Hidupnya bagai seorang sufi. Ia kebanyakan melakukan pengobatan secara cuma-cuma karena menganggap melakukan pengobatan kepada para, pasiennya merupakan bagian dari amal atau sedekah. Ia mengingatkan para mahasiswanya, yang dipanggilnya dengan sebutan "anak-anakku" akan pentingnya hubungan baik antara dokter dan pasiennya.
Ia juga menekankan pentingnya merawat pasien sebaik mungkin tanpa membedakan status sosial. Dia mendorong observasi yang teliti pada kasus-kasus individual agar tercapai diagnosis yang akurat dan perawatan terbaik. Al Zahrawi pun selalu mengingatkan agar para dokter berpegang pada norma dan etika kedokteran dan tidak menggunakan profesi dokter hanya untuk meraup keuntungan materi.
Karya terbaik Al Zahrawi adalah Kitab Al Tasrif yang rampung pada tahun 1000. Buku yang terdiri atas tiga puluh volume ini membahas berbagai masalah medis yang luas seperti ilmu bedah, ortopedi, optamologi, farmakologi, kedokteran gigi, ilmu gizi, obstetri, dan lain-lain. Al Zahrawi memperkenalkan lebih dari dua ratus alat bedah. Sebagian besar di antaranya merupakan karya orisinal yang belum pernah digunakan sebelumnya dan beberapa di antaranya masih digunakan dalam pembedahan modern.
Beberapa peralatan bedah hasil karya Al Zahrawi di antaranya peralatan bedah gigi, benang bedah, jarum bedah, pisau bedah, currete, retraktor, specula, surgical rod, alat untuk menjahit bagian dalam rubuh, alat untuk mengeluarkan batu dalam kandung kemih, alat untuk memeriksa telinga, alat untuk membantu persalinan, dan lain-lain. Penemuan penting lain dari Al Zahrawi adalah perban dan plester yang penting dalam tindakan pertolongan pertama. Al Zahrawi pulalah yang menemukan gips untuk perawatan tulang.
Kitab Al Tasrif juga membahas penyiapan obat-obatan yang diperlukan untuk penyembuhan pasca-operasi dengan teknik sublimasi dan distilasi. Kitab ini juga merupakan buku yang pertama tercatat yang menjelaskan sifat-sifat turunan hemophilia.
Al Zahrawi juga berjasa dalam bidang kosmetika. Produk-produk seperti deodoran, hand lotion, dan pewarna rambut merupakan hasil pengembangan dari karya Al Zahrawi.
Kitab Al Tasrif kemudian diterjemahkan kedalam bahasa Latin dan Ibrani. Selama 500 tahun karya Al Zahrawi menjadi sumber pengetahuan medis bagi Eropa, menjadi rujukan para dokter dan ahli bedah dan menjadi teks medis utama di berbagai universitas di Eropa.
Sebagai penghormatan terhadap Al Zahrawi, sebuah jalan di Corodoba di beri nama "Calle Albuca-sis". Di jalan ini terdapat rumah nomor 6 yang merupakan tempat tinggal Al Zahrawi. Kini rumah ini menjadi cagar budaya yang dilindungi Badan Kepariwisataan Spanyol. (Akhmad Taufik, alumnus Universitas Padjadjaran, "Pikiran Rakyat”)
Al Zahrawi lahir di kota Al Zahra, enam mil sebelah barat laut Cordoba. Al Zahrawi menjalani sebagian besar masa hidupnya di Cordoba, tempat ia belajar, mengajar, dan berpraktik kedokteran.
Selain termasyhur sebagai dokter yang hebat, Al Zahrawi juga dikenal sebagai Muslim yang taat. Hidupnya bagai seorang sufi. Ia kebanyakan melakukan pengobatan secara cuma-cuma karena menganggap melakukan pengobatan kepada para, pasiennya merupakan bagian dari amal atau sedekah. Ia mengingatkan para mahasiswanya, yang dipanggilnya dengan sebutan "anak-anakku" akan pentingnya hubungan baik antara dokter dan pasiennya.
Ia juga menekankan pentingnya merawat pasien sebaik mungkin tanpa membedakan status sosial. Dia mendorong observasi yang teliti pada kasus-kasus individual agar tercapai diagnosis yang akurat dan perawatan terbaik. Al Zahrawi pun selalu mengingatkan agar para dokter berpegang pada norma dan etika kedokteran dan tidak menggunakan profesi dokter hanya untuk meraup keuntungan materi.
Karya terbaik Al Zahrawi adalah Kitab Al Tasrif yang rampung pada tahun 1000. Buku yang terdiri atas tiga puluh volume ini membahas berbagai masalah medis yang luas seperti ilmu bedah, ortopedi, optamologi, farmakologi, kedokteran gigi, ilmu gizi, obstetri, dan lain-lain. Al Zahrawi memperkenalkan lebih dari dua ratus alat bedah. Sebagian besar di antaranya merupakan karya orisinal yang belum pernah digunakan sebelumnya dan beberapa di antaranya masih digunakan dalam pembedahan modern.
Beberapa peralatan bedah hasil karya Al Zahrawi di antaranya peralatan bedah gigi, benang bedah, jarum bedah, pisau bedah, currete, retraktor, specula, surgical rod, alat untuk menjahit bagian dalam rubuh, alat untuk mengeluarkan batu dalam kandung kemih, alat untuk memeriksa telinga, alat untuk membantu persalinan, dan lain-lain. Penemuan penting lain dari Al Zahrawi adalah perban dan plester yang penting dalam tindakan pertolongan pertama. Al Zahrawi pulalah yang menemukan gips untuk perawatan tulang.
Kitab Al Tasrif juga membahas penyiapan obat-obatan yang diperlukan untuk penyembuhan pasca-operasi dengan teknik sublimasi dan distilasi. Kitab ini juga merupakan buku yang pertama tercatat yang menjelaskan sifat-sifat turunan hemophilia.
Al Zahrawi juga berjasa dalam bidang kosmetika. Produk-produk seperti deodoran, hand lotion, dan pewarna rambut merupakan hasil pengembangan dari karya Al Zahrawi.
Kitab Al Tasrif kemudian diterjemahkan kedalam bahasa Latin dan Ibrani. Selama 500 tahun karya Al Zahrawi menjadi sumber pengetahuan medis bagi Eropa, menjadi rujukan para dokter dan ahli bedah dan menjadi teks medis utama di berbagai universitas di Eropa.
Sebagai penghormatan terhadap Al Zahrawi, sebuah jalan di Corodoba di beri nama "Calle Albuca-sis". Di jalan ini terdapat rumah nomor 6 yang merupakan tempat tinggal Al Zahrawi. Kini rumah ini menjadi cagar budaya yang dilindungi Badan Kepariwisataan Spanyol. (Akhmad Taufik, alumnus Universitas Padjadjaran, "Pikiran Rakyat”)
Senin, 29 November 2010
Louis Pasteur, Sang Penemu Vaksinasi
Louis Pasteur adalah sosok ilmuwan yang sangat berpengaruh dalam bidang kedokteran. Berbagai penemuannya menjadi tonggak penting pencapaian manusia dalam bidang medis dan hal terkait lainnya.
Penemuan awalnya adalah pasteurisasi, yaitu mematikan bakteri yang di susu dengan pemanasan.
Louis Pasteur juga membuktikan teori bahwa kuman penyakit berasal dari luar tubuh manusia. Louis menemukan vaksinasi, membuat vaksin korela ayam, valsin antraks, vaksin rabies, dan merupakan penemu antiseptik. Karena keberhasilannya, dia mendapatkan penghargaan Legion D’Honour. Peranan Louis Pasteur dalam dunia kedokteran sangat besar, terutama tahun 1873, saat dia menemukan banyak vaksin (korela, antraks dan rabies) dan menyingkap tabir penyakit infeksi yang juga telah merenggut nyawa anaknya.
Pasteur membuat obat pencegah penyakit antraks dan suntikan melawan penyakit anjing gila, rabies. Pada waktu itu orang yang digigit oleh anjing gila akan menderita penyakit yang disebut hidrofobia. Suntukan rabies Pasteur tidak hanya mencegah tetapi juga mengobati penyakit tersebut.
Pasteur lahir di Kota Dole, bagian timur Prancis, tahun 1822. sebagai mahasiwa di Paris dia memperdalam ilmu pengetahuan. Kejeniusannya belum tampak takkala jadi mahasiwa bahkan salah seorang mahagurunya menganggap Pateur “sedang-sedang” saja dalam ilmu kimia. Baru sesudah ia meraih gelar doktor di tahun 1847, Pasteur membuktikan ucapan profesornya keliru besar. Penyelidikannya tentang asam traktat (tartaric acid) pada kaca mengangkat derajatnya ke tingkat ahli kimia yang tersohor di saat umurnya baru 26 tahun.
Kemudian dia mengalihkan perhatiannya kepada penyelidikan tentang peragian dan membuktikan bahwa proses ini persis seperti proses yang terjadi pada sejenis mikro organisme lainnya dapar mencapai hasil-hasil yang tidak dikehendaki dalam hal peragian minuman. Pendapat ini segera menuntunnya ke gagasan lain bahwa semacam mikro organisme dapat pula menghasilkan hal-hal yang dapat diharapkan dan dapat membawa pengaruh baik terhadap manusia atau hewan.
Vaksin menerobos dunia modern pertama kali pada tahun 1796, ketika Edwar Jenner, seorang dokter dari Inggris, meneliti seorang pekerja harian yang terkena penyakit cacar dengan diimunisasi menggunakan cacar sapi ringan. Dia mengambil beberapa cairan dari luka penderita cacar sapi dan menggoreskan di permukaan lengan anak berusia 8 tahun. 48 hari kemudian Jenner memberi nama “vaksin” (bahasa latin dari sapi). Terobosan lainnya datang pada akhir abad 19, ketika Louis Pasteur mengembangkan teknik kimia untuk mengisolasi virus dan melemahkannya, yang efeknya dapat dipakai sebagai vaksin. Sebelum vaksinasi memancing kontroversi, Pasteur pertama kali memasukkan vaksin rabies ke tubuh manusia yang mendapat protes keras oleh ahli jiwa dan masyarakat.
Kenyataan sejarah demikian, membuat orang sering membuat bandingan antara Pasteur dan Jenner, ahli fisika Inggris yang mengembangkan vaksin untuk pencegahan cacar. Meskipun Jenner melakukannya 80 tahun sebelum Pasteur, penulis buku biografi Seratus Tokoh Paling Berpengaruh Dalam Sejarah, Michael H. Hart, menilai bahwa arti penting Jenner tidak sebesar Pasteur. “Hal itu karena sistem pengebalannya berlaku hanya untuk satu jenis penyakit saja, sedangkan sistem Pasteur dapat dan telah terbukti ampuh untuk mengebalkan terhadap banyak penyakit, demikian menurut Hart.”
Sejak penemuan Louis Paster, ilmuwan lainnya, dengan meniru gagasan dasar Pasteur, mengembangkan vaksin untuk mencegah penyakit berat lain seperti tifus dan poliomylitis. Sejak tahun 1888 karya Pasteur dilanjutkan di Institun Pasteur di Paris. Kini intitut itu mempunyai cabang di 60 negara. Pasteur mengembuskan napas terakhirnya pada tanggal 28 September 1895 dalam usia 72 tahun. (I.Syarifulloh, dari berbagai sumber, /”PR”)
Penemuan awalnya adalah pasteurisasi, yaitu mematikan bakteri yang di susu dengan pemanasan.
Louis Pasteur juga membuktikan teori bahwa kuman penyakit berasal dari luar tubuh manusia. Louis menemukan vaksinasi, membuat vaksin korela ayam, valsin antraks, vaksin rabies, dan merupakan penemu antiseptik. Karena keberhasilannya, dia mendapatkan penghargaan Legion D’Honour. Peranan Louis Pasteur dalam dunia kedokteran sangat besar, terutama tahun 1873, saat dia menemukan banyak vaksin (korela, antraks dan rabies) dan menyingkap tabir penyakit infeksi yang juga telah merenggut nyawa anaknya.
Pasteur membuat obat pencegah penyakit antraks dan suntikan melawan penyakit anjing gila, rabies. Pada waktu itu orang yang digigit oleh anjing gila akan menderita penyakit yang disebut hidrofobia. Suntukan rabies Pasteur tidak hanya mencegah tetapi juga mengobati penyakit tersebut.
Pasteur lahir di Kota Dole, bagian timur Prancis, tahun 1822. sebagai mahasiwa di Paris dia memperdalam ilmu pengetahuan. Kejeniusannya belum tampak takkala jadi mahasiwa bahkan salah seorang mahagurunya menganggap Pateur “sedang-sedang” saja dalam ilmu kimia. Baru sesudah ia meraih gelar doktor di tahun 1847, Pasteur membuktikan ucapan profesornya keliru besar. Penyelidikannya tentang asam traktat (tartaric acid) pada kaca mengangkat derajatnya ke tingkat ahli kimia yang tersohor di saat umurnya baru 26 tahun.
Kemudian dia mengalihkan perhatiannya kepada penyelidikan tentang peragian dan membuktikan bahwa proses ini persis seperti proses yang terjadi pada sejenis mikro organisme lainnya dapar mencapai hasil-hasil yang tidak dikehendaki dalam hal peragian minuman. Pendapat ini segera menuntunnya ke gagasan lain bahwa semacam mikro organisme dapat pula menghasilkan hal-hal yang dapat diharapkan dan dapat membawa pengaruh baik terhadap manusia atau hewan.
Vaksin menerobos dunia modern pertama kali pada tahun 1796, ketika Edwar Jenner, seorang dokter dari Inggris, meneliti seorang pekerja harian yang terkena penyakit cacar dengan diimunisasi menggunakan cacar sapi ringan. Dia mengambil beberapa cairan dari luka penderita cacar sapi dan menggoreskan di permukaan lengan anak berusia 8 tahun. 48 hari kemudian Jenner memberi nama “vaksin” (bahasa latin dari sapi). Terobosan lainnya datang pada akhir abad 19, ketika Louis Pasteur mengembangkan teknik kimia untuk mengisolasi virus dan melemahkannya, yang efeknya dapat dipakai sebagai vaksin. Sebelum vaksinasi memancing kontroversi, Pasteur pertama kali memasukkan vaksin rabies ke tubuh manusia yang mendapat protes keras oleh ahli jiwa dan masyarakat.
Kenyataan sejarah demikian, membuat orang sering membuat bandingan antara Pasteur dan Jenner, ahli fisika Inggris yang mengembangkan vaksin untuk pencegahan cacar. Meskipun Jenner melakukannya 80 tahun sebelum Pasteur, penulis buku biografi Seratus Tokoh Paling Berpengaruh Dalam Sejarah, Michael H. Hart, menilai bahwa arti penting Jenner tidak sebesar Pasteur. “Hal itu karena sistem pengebalannya berlaku hanya untuk satu jenis penyakit saja, sedangkan sistem Pasteur dapat dan telah terbukti ampuh untuk mengebalkan terhadap banyak penyakit, demikian menurut Hart.”
Sejak penemuan Louis Paster, ilmuwan lainnya, dengan meniru gagasan dasar Pasteur, mengembangkan vaksin untuk mencegah penyakit berat lain seperti tifus dan poliomylitis. Sejak tahun 1888 karya Pasteur dilanjutkan di Institun Pasteur di Paris. Kini intitut itu mempunyai cabang di 60 negara. Pasteur mengembuskan napas terakhirnya pada tanggal 28 September 1895 dalam usia 72 tahun. (I.Syarifulloh, dari berbagai sumber, /”PR”)
Selasa, 23 November 2010
Awan Panas, Apakah Itu?
Sejak Gunung Merapi yang terletak di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meletus pada 26 Oktober 2010, awan yang disebut juga wedhus gembel ini, menjadi momok yang membayangi para korban letusan Merapi.
Berdasarkan keterangan pada situs Badan Geologi, awan panas ialah istilah untuk menyebut aliran suspensi dari batu, kerikil, abu, pasir dalam suatu massa gas vuklanik panas yang keluar dari gunung api dan mengalir turun mengikuti lerengnya dengan kecepatan mencapai lebih dari 100 km per jam sejauh puluhan kilometer. Aliran turbulen tersebut tampak seperti awan bergulung-gulung yang menuruni lereng gunung api. Temperatur paling rendah dari awan tersebut sekitar 100° C, tetapi bisa juga mencapai 1.000° C, sehingga istilah awan panas pun diberikan untuk menggambarkan bentuk dan kondisinya.
Secara visual, kenampakan awan panas tersebut menyerupai domba-domba yang sedang menyusuri lereang. Oleh karena itu, penduduk sekitar Gunung Merapi menyebutnya sebagai wedhus gembel. Penyebutan ini diperkirakan sudah ada jauh sebelum istilah lain untuk awan panas, yaitu nuee ardente diperkenalkan di dunia pengununganapian.
Perlu diingat bahwa tidak semua material seperti batu, kerilik, abu atau pasir yang keluar dari gunung api bisa disebut awan panas. Jika material tersebut hanya telontar atau membubung ke angkasa, istilah yang digunakan ialah lontaran bom, kerikil, atau pasir (tergantung ukurannya) atau kolom erupsi, istilah awan panas hanya terbatas untuk alirasan suspensi dan material vulkanik yang menuruni lereng dan dikontrol oleh gravitasi dan besarnya daya dorong konvektif dari gas pada lubang kepundan.
Awan Panas Merapi
Awan panas pada letusan Merapi dapat dibedakan atas awan letusan dan awan panas guguran. Awan panas letusan terjadi karena hancuran magma oleh suatu letusan. Kekuatan penghancur tersebut ditentukan oleh kandungan gas vuklanik dalam magma. Awan panas guguran terjadi akibat runtuhnya kubah lava oleh tekanan magma dan pengaruh gravitasi. Awan jenis ini lebih sering terjadi pada letusan Gunung Merapi.
Runtuhnya kubah lava terjadi akibat terganggunya kestabilan kubah yang dapat diakibatkan oleh iar hujan yang jatuh di sekitar kubah lava. Air hujan tersebut dapat meresap melalui retakan dan masuk ke kubah lava. Temperatur kubah lava yang tinggi memanaskan air tersebut sehingga terbentuk gas yang bertekanan cukup tinggi untuk menggangu kestabilan kubah. Penyebab lainnya ialah letusan kecil pada kubah lava itu sendiri yang dipicu oleh gas bertekanan tinggi dalam kubah. Namun, faktor pengganggu kestabilan kubah lava yang paling dominan ialah dorongan dari bawah kubah lava tersebut. Naiknya tekanan gas atau magma dalam pipa saluran magma akan mendorong kubah lava hingga akhirnya longsor. Karena pangaruh gravitasi, tekanan yang tidak terlalu besar pun sudah cukup untuk mengganggu kestabilan kubah.
Kubah lava tersebut juga menentukan kecepatan dan arah dari awan panas guguran. Namun,, hal tersebut tidak berlaku untuk letusan yang tidak berhubungan dengan kubah lava. Jarak jangkau awan panas ditentukan oleh kecepatan yang dipengaruhi morfologi dan kemiringan lereng dari lembah sungai. Semakin besar kemiringan lereng, semakin cepat aliran awan panasnya.
Pada awan panas guguran, gaya berat kubah lava yang runtuh juga ikut menentukan laju dari awan panas. Laju awan panas akan semakin cepat dan jauh jaraknya jika volume yang runtuh semakin besar. Selain itu, arah dari awan panas guguran juga dapat diprediksi daei orientasi kubah lava yang umumnya berebntuk memanjang menjlur ke arah lerengnya.
Walaupun bergantung pada berbagai faktor di atas, kecepatan awan panas dari letusan gunung api sanggup melewati panghalang alami, seperti bukit atau tebing. Di sekitar lereng Gunung Merapi terdapat beberapa bukit kecil yang dipercaya mampu membelah aliran awan panas tersebut. Akan tetapi dalam jarak sedekat itu bukit tersebut dapat dilewati awan panas dengan mudah. Sebagai perbandingan, awan panas dari lereng Gunung St. Helens di Amerika pada tahun 1980 mampu melewati bukit setinggi 360 m dari muka laut. Bahkan, awan panas tersebut juga dapat menyebrangi laut seperti saat Krakatau meletus pada tahun 1883, saat itu awan panas dari salah satu terhebat itu mampu menyebrangi Selat Sunda serta mencapai daratan Lampung dan Anyer.
Dampak Awan Panas
Dibandingan dengan dampak letusan yang lain seperti jatuhnya debu dan batu, aliran lava, lahar, hujan asam, dan tsunami (untuk gunung api di Laut), awan panas memang yang paling berbahaya. Kecepatan dari temperatur awan panas yang tinggi membuatnya menjadi damak langsung letusan yang paling mematikan dalam empat ratus tahun terakhir. R.j. Blong dalam bukunya yang berjudul Volcanic Hazards menyebutkan lebih dari 70% korban letusan gunung api di seluruh dunia disebabkan oleh terjangan awan panas. Pada letusan Gunung Merapi tahun ini, korban hampir semuanya akibat terkena semburan awan panas.
Kecepatan dan temperatur awan panas membuat materila yang dibawanya sanggup menghancurkan semua dilewatinya, efeknya bagi mahluk hidup berupa luka bakar hingga kematian yang disebabkan oleh temperatur yang tinggi dan debu panas yang masuk ke paru-paru. Kekuatan awan panas bahkan sanggup menghancurkan bangunan, pepohonan, dan intrastruktur lain. (Iqbal E. Putra, alumnus Teknik Geologi ITB, /”PR”)
Berdasarkan keterangan pada situs Badan Geologi, awan panas ialah istilah untuk menyebut aliran suspensi dari batu, kerikil, abu, pasir dalam suatu massa gas vuklanik panas yang keluar dari gunung api dan mengalir turun mengikuti lerengnya dengan kecepatan mencapai lebih dari 100 km per jam sejauh puluhan kilometer. Aliran turbulen tersebut tampak seperti awan bergulung-gulung yang menuruni lereng gunung api. Temperatur paling rendah dari awan tersebut sekitar 100° C, tetapi bisa juga mencapai 1.000° C, sehingga istilah awan panas pun diberikan untuk menggambarkan bentuk dan kondisinya.
Secara visual, kenampakan awan panas tersebut menyerupai domba-domba yang sedang menyusuri lereang. Oleh karena itu, penduduk sekitar Gunung Merapi menyebutnya sebagai wedhus gembel. Penyebutan ini diperkirakan sudah ada jauh sebelum istilah lain untuk awan panas, yaitu nuee ardente diperkenalkan di dunia pengununganapian.
Perlu diingat bahwa tidak semua material seperti batu, kerilik, abu atau pasir yang keluar dari gunung api bisa disebut awan panas. Jika material tersebut hanya telontar atau membubung ke angkasa, istilah yang digunakan ialah lontaran bom, kerikil, atau pasir (tergantung ukurannya) atau kolom erupsi, istilah awan panas hanya terbatas untuk alirasan suspensi dan material vulkanik yang menuruni lereng dan dikontrol oleh gravitasi dan besarnya daya dorong konvektif dari gas pada lubang kepundan.
Awan Panas Merapi
Awan panas pada letusan Merapi dapat dibedakan atas awan letusan dan awan panas guguran. Awan panas letusan terjadi karena hancuran magma oleh suatu letusan. Kekuatan penghancur tersebut ditentukan oleh kandungan gas vuklanik dalam magma. Awan panas guguran terjadi akibat runtuhnya kubah lava oleh tekanan magma dan pengaruh gravitasi. Awan jenis ini lebih sering terjadi pada letusan Gunung Merapi.
Runtuhnya kubah lava terjadi akibat terganggunya kestabilan kubah yang dapat diakibatkan oleh iar hujan yang jatuh di sekitar kubah lava. Air hujan tersebut dapat meresap melalui retakan dan masuk ke kubah lava. Temperatur kubah lava yang tinggi memanaskan air tersebut sehingga terbentuk gas yang bertekanan cukup tinggi untuk menggangu kestabilan kubah. Penyebab lainnya ialah letusan kecil pada kubah lava itu sendiri yang dipicu oleh gas bertekanan tinggi dalam kubah. Namun, faktor pengganggu kestabilan kubah lava yang paling dominan ialah dorongan dari bawah kubah lava tersebut. Naiknya tekanan gas atau magma dalam pipa saluran magma akan mendorong kubah lava hingga akhirnya longsor. Karena pangaruh gravitasi, tekanan yang tidak terlalu besar pun sudah cukup untuk mengganggu kestabilan kubah.
Kubah lava tersebut juga menentukan kecepatan dan arah dari awan panas guguran. Namun,, hal tersebut tidak berlaku untuk letusan yang tidak berhubungan dengan kubah lava. Jarak jangkau awan panas ditentukan oleh kecepatan yang dipengaruhi morfologi dan kemiringan lereng dari lembah sungai. Semakin besar kemiringan lereng, semakin cepat aliran awan panasnya.
Pada awan panas guguran, gaya berat kubah lava yang runtuh juga ikut menentukan laju dari awan panas. Laju awan panas akan semakin cepat dan jauh jaraknya jika volume yang runtuh semakin besar. Selain itu, arah dari awan panas guguran juga dapat diprediksi daei orientasi kubah lava yang umumnya berebntuk memanjang menjlur ke arah lerengnya.
Walaupun bergantung pada berbagai faktor di atas, kecepatan awan panas dari letusan gunung api sanggup melewati panghalang alami, seperti bukit atau tebing. Di sekitar lereng Gunung Merapi terdapat beberapa bukit kecil yang dipercaya mampu membelah aliran awan panas tersebut. Akan tetapi dalam jarak sedekat itu bukit tersebut dapat dilewati awan panas dengan mudah. Sebagai perbandingan, awan panas dari lereng Gunung St. Helens di Amerika pada tahun 1980 mampu melewati bukit setinggi 360 m dari muka laut. Bahkan, awan panas tersebut juga dapat menyebrangi laut seperti saat Krakatau meletus pada tahun 1883, saat itu awan panas dari salah satu terhebat itu mampu menyebrangi Selat Sunda serta mencapai daratan Lampung dan Anyer.
Dampak Awan Panas
Dibandingan dengan dampak letusan yang lain seperti jatuhnya debu dan batu, aliran lava, lahar, hujan asam, dan tsunami (untuk gunung api di Laut), awan panas memang yang paling berbahaya. Kecepatan dari temperatur awan panas yang tinggi membuatnya menjadi damak langsung letusan yang paling mematikan dalam empat ratus tahun terakhir. R.j. Blong dalam bukunya yang berjudul Volcanic Hazards menyebutkan lebih dari 70% korban letusan gunung api di seluruh dunia disebabkan oleh terjangan awan panas. Pada letusan Gunung Merapi tahun ini, korban hampir semuanya akibat terkena semburan awan panas.
Kecepatan dan temperatur awan panas membuat materila yang dibawanya sanggup menghancurkan semua dilewatinya, efeknya bagi mahluk hidup berupa luka bakar hingga kematian yang disebabkan oleh temperatur yang tinggi dan debu panas yang masuk ke paru-paru. Kekuatan awan panas bahkan sanggup menghancurkan bangunan, pepohonan, dan intrastruktur lain. (Iqbal E. Putra, alumnus Teknik Geologi ITB, /”PR”)
Senin, 22 November 2010
Lapan Uji Lima Roket Eksperimen
22 November 2010 -- Lapan berhasil menguji terbang lima buah roket eksperimen berdiameter 200 mm dan 100 mm di stasiun peluncuran roket Lapan, Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat. Kelima roket tersebut membawa muatan Global Positioning System (GPS) untuk mengetahui posisi roket. Menurut Ka Pustekwagan Lapan, Ir. Yus Kadarusman Markis, Dipl. Ing., pengujian terbang ini tidak hanya untuk mengetahui posisi roket, tetapi juga dilakukan pengujian fungsi sistem separasi dan sustainer.
Selain muatan GPS, masing-masing roket juga membawa misi muatan lainnya. Untuk roket RX-200 membawa muatan untuk tracking radar, yakni alat untuk mengetahui posisi roket secara penghitungan jarak dengan menggunakan frekuensi radio yang dipasang dari tiga titik ground station. Sedang, roket RWX-200 dan RWX-100, memasang fungsi sistem separasi dan sustainer sebagai roket kedua.
Ir. Hermayudi Irwanto, M. Eng. menambahkan, roket RWX-200 merupakan pengembangan lebih lanjut dari RWX-100. Dan semua ini berjalan sesuai dengan tahapan-tahapan yang telah direncanakan. Sedangkan untuk roket RTX-100, dilakukan pengujian sistem folded wing. Maksud pengujian ini untuk mengetahui pengontrolan sistem terbukanya sayap mulai dari keadaan tertutup dan kestabilan sayap saat setelah terbuka.
Selanjutnya, untuk roket RKX-200, ia menjelaskan, tujuan pengujiannya ditekankan pada pendeteksian sistem manuver roket, mulai dari roll (guling), pitch (anggukan), dan yaw (gelengan) dari pergerakan roket saat meluncur.
Dari semua pengujian terbang roket-roket eksperimen Lapan kali ini, Yus Kadarusman menegaskan, semua data yang diperoleh berjalan dengan baik. “Tentunya, ini masih tetap harus dikembangkan lebih lanjut agar mendapatkan hasil yang lebih optimal,” tegasnya.
LAPAN
Minggu, 21 November 2010
Gempa Bumi dan Skala Richter
Menurut wikipedia, skala Richter atau SR didefinisikan sebagai logaritma (basis 10) dari amplitudo maksimum, yang diukur dalam satuan mikrometer, dan rekaman gempa oleh instrumen pengukur gempa (seismometer) Wood- Anderson, pada jarak 100 km dari pusat gempa. Sebagai contoh, misalnya kita mempunyai rekaman gempa bumi (seismogram) dari seismometer yang terpasang sejauh 100 km dari pusat gempa, amplitudo maksimumnya sebesar 1 mm, maka kekuatan gempa tersebut log (10 pangkat 3 mikrometer) sama dengan 3,0 skala Richter.
Skala Richter diusulkan oleh fisikawan dan ahili siesmograf dari AS, Charles Richter. Beliaulah penemu dan pengembang ukuran getaran gempa bumi. Slaka Richter pada mulanya hanya dibuat untuk gempa-gempa yang terjadi di daerah California Selatan saja. Namun, dlam perkembangannya skala ini banyak diadopsi untuk gempa-gempa yang terjadi di tempat lainnya.
Ilmuwan seiesomplogi dari AS ini lahir di Hamilton, Ohio, Amerika Serikat. Dia berhasil menyelesaikan gelar doktornya di Intitut California pada 1928, yang bernama Charles Richter pada 1927, Richter bekerja pada Institut Teknologi California tempat dia belajar dulu. Kemudian, dia diangkat menjadi profesor pada bidang seosmologi pada 1952. Richter mengembangkan skala untuk mengukur kekuatan gempa bumi pada 1935 yang dikenal sebagai skla Richter. Skala untuk mengukur kekuatan gempa telah diperkenalkan terlebih dahulu oleh pendahulunya De Rossi pada 1880-an dan Gieusepe Mercalli pada 1902, tetapi keduanya masih menggunakan skala kualitatif berdasarkan tingkat kerusakan bangunan, setalah terjadi gempa. Tentu saja ini hanya bisa diterapkan di tempat yang bangunannya dan sangat tergantung dari jenis material pembuat bangunananya.
Sementara Richter bersama rekan-rekannya sesama ilmuwan berhasil menemukan alat ukur kekuatan gempa, yang didasarkan kepada tingkat energi dilepaskan pusat gempa. Richter membagi tingkat kekuatan gempa itu dari ukuran satu hingga sembilan. Salah satu buku Richter yang cukup terkenal dibidang seismologi berjudul, Seismicity of the Earth yang ditulis bersama Gutenberg.
Richter mengaku bahwa skala yang ia kembangkan didapat secara tak sengaja, ketika sedang mengerjakan tugas doktoral untuk fisika teori di bawah Dr. Robert Mililkan, “Ia (Millikan) menawarkan saya bekerja di laboratorium seinsik di bawah Harry Wood” , katanya. Akhirnya disanalah ia mendapatkan data-data yang dijadikan dalam penentuan skala Richter yang legendaris itu.
Kini skala itu (dalam bentuk yang sudah dimodifikasi) digunakan untuk mengujur gempa bumi seluruh dunia.
Richter meninggal dunia di Pasadena, California, AS, pada 30 September 1985. (A. Sudradjat, dari berbagai sumber,/”PR”)
Skala Richter diusulkan oleh fisikawan dan ahili siesmograf dari AS, Charles Richter. Beliaulah penemu dan pengembang ukuran getaran gempa bumi. Slaka Richter pada mulanya hanya dibuat untuk gempa-gempa yang terjadi di daerah California Selatan saja. Namun, dlam perkembangannya skala ini banyak diadopsi untuk gempa-gempa yang terjadi di tempat lainnya.
Ilmuwan seiesomplogi dari AS ini lahir di Hamilton, Ohio, Amerika Serikat. Dia berhasil menyelesaikan gelar doktornya di Intitut California pada 1928, yang bernama Charles Richter pada 1927, Richter bekerja pada Institut Teknologi California tempat dia belajar dulu. Kemudian, dia diangkat menjadi profesor pada bidang seosmologi pada 1952. Richter mengembangkan skala untuk mengukur kekuatan gempa bumi pada 1935 yang dikenal sebagai skla Richter. Skala untuk mengukur kekuatan gempa telah diperkenalkan terlebih dahulu oleh pendahulunya De Rossi pada 1880-an dan Gieusepe Mercalli pada 1902, tetapi keduanya masih menggunakan skala kualitatif berdasarkan tingkat kerusakan bangunan, setalah terjadi gempa. Tentu saja ini hanya bisa diterapkan di tempat yang bangunannya dan sangat tergantung dari jenis material pembuat bangunananya.
Sementara Richter bersama rekan-rekannya sesama ilmuwan berhasil menemukan alat ukur kekuatan gempa, yang didasarkan kepada tingkat energi dilepaskan pusat gempa. Richter membagi tingkat kekuatan gempa itu dari ukuran satu hingga sembilan. Salah satu buku Richter yang cukup terkenal dibidang seismologi berjudul, Seismicity of the Earth yang ditulis bersama Gutenberg.
Richter mengaku bahwa skala yang ia kembangkan didapat secara tak sengaja, ketika sedang mengerjakan tugas doktoral untuk fisika teori di bawah Dr. Robert Mililkan, “Ia (Millikan) menawarkan saya bekerja di laboratorium seinsik di bawah Harry Wood” , katanya. Akhirnya disanalah ia mendapatkan data-data yang dijadikan dalam penentuan skala Richter yang legendaris itu.
Kini skala itu (dalam bentuk yang sudah dimodifikasi) digunakan untuk mengujur gempa bumi seluruh dunia.
Richter meninggal dunia di Pasadena, California, AS, pada 30 September 1985. (A. Sudradjat, dari berbagai sumber,/”PR”)
Selasa, 16 November 2010
Kita Hidup di Cincin Api!
Kerawanan Bencana Indonesia Sangat Tinggi
Wilayah Indonesia telah lama dikenal sebagai rawan terhadap bencana gempa dan juga letusan gunung berapi. Tidak heran memang, karena Indonesia berada di zona cincin api atau ring of fire yang didalamnya berderet gugusan gunung berapi dan juga lempeng yang sangat aktif.
Setidaknya, ada empat lempeng tektonik bumi aktif yang berada di wilayah nusantara. Lempeng Lautan Hindia dan Australia, yang bergerak ke utara sekitar 50-70 mm/tahun dan menunjam di bawah palung laut dalam Sumatra-Jawa sampai ke barat Pulau Timor di Nusa Tenggara Timur. Kemudian di sepanjang tepian Lempeng kepulauan dari Pulau Timor ke arah timur dan terus memutar menuju wilayah perairan Maluku. Terakhir, Lempeng Benua Australia yang menabrak dengan kecepatan -70 mm/tahun.
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Pakar Gempa Danny Hilman Natawijaya mengatakan, banyaknya kejadian gempa bumi serta aktifnya sejumlah gunung berapi akhir-akhir ini, menandakan semakin aktifnya pergerakan di kawasan cincin api ini. Ditandai dengan gempa besar berkekuatan 7.7 pada skala Richter di barat daya Pulau Pagai Selatan, Kabupaten Mentawai, Provinsi Sumatra Barat, meletusnya Gunung Merapi, selain juga aktifnya sejumlah gunung berapi lainnya di wilayah Indonesia.
Bahkan, gempa di Mentawai sama sekali tindak mengurangi potensi gempa besar Mentawai, yang diprediksi mempunyai akumulasi tekanan bumi sampai 8,8 pada RS. Kalau dilihat dari sepuluh tahun terakhir bisa dikatakan cincin api ini sedang aktif. Walaupun sebenarnya cincin api ini selalu bergerak setiap saat.
Indonesia memiliki tingkat kerawanan yang sangat tinggi setara dengan Jepang, Taiwan, dan Amerika. Bahkan bisa dikatakan lebih rawan karena infrastruktur Indonesia masaih sangat kurang, dibading dengan negara lain.
Di Indonesia kejadian gempa bumi besar dan merusak umumnya terjadi pada wilayah batas tiga lempeng besar dan jalur patahan aktif utama, yang terbentuk dibagian interior lempeng kepulauan Indonesia.. sebagian patahan aktif, berada di daratan yang dekat dengan populasi penduduk dan sebagian lagi berada di bawah laut sehingga berpotensi tsunami.
Kecuali di wilayah Sumatra, data patahan aktif sumber gempa bumi baik pada zona batas lempeng-lempeng besar maupun di depan interior lempeng sangat terbatas. Seperti di Sumatra,di Jawa pun sumber patahan gempanya ada yang didaratan dan juga di bawah lautan di selatan Jawa, yaitu sumber gempa bumi dari sistem patahan batas lempeng dari zona subduksi Jawa.
Berdasarkan pemetaan pendahuhuluan regional yang sudah dilakukan, di daratan Jawa terdapat cukup banyak jalur patahan aktif yang berpotensi menghasilkan gempa merusak. Patahan aktif yang sudah cukup dikenal umum adalah Patahan Cimandiri-Lembang dan Patahan Baribis. Meskipun demikian, potensi bencananya belum banyak dipelajari dan mendapat perhatian serius.
Patahan aktif lainnya yang sudah teridentifikasi diantaranya adalah patahan-patahan di sebelah timur Gunung Muria, dimana akan dibangun reaktor nuklir pembangkit listrik. Kemudian di Jawa Timur terdapat jalur lipatan Kendeng yang aktif pada zaman kuarter dan mungkin masih akri sampai sekrang. Semburan lumpur di Porong yang banyak memakan korban, lokasinya berada di ujung timur jalur lipatan ini.
Selain peta patahan aktif, laporan-laporan kuno dan catatan sejarah gempa bumi di daratan Pulau Jawa sejak pertengahan abad 19 juga menunjukan sudah banyak terjadi gempa-gempa meruasak di masa lalu. Dari laporan kerusakan atau intensitas gempa-gempa tersebut yang wilayah kerusakannya lokal dapat disimpulkan bahwa sumber gempanya adlah patahan-patahan aktif yang berdekatan dengan wilayah kerusakannya. Bukan berasal dari gempa besar Zona Subduksi yang jauh di bawah lautan di Selatan Jawa.
Dari rekaman seismik dalam kurung waktu empat puluh tahun terakhir belum pernah terjadi gempa dangkal yang berkekuatan skala magnitudo 7 atau lebih. Meskipun demikian, dari rekaman seismik yang pendek ini belum dapat disumpulkan bahwa patahan-patahan aktif di Jawa tidak ada yang berpotensi untuk mengeluarkan gempa dengan kekuatan sampai magnitudo 7 atau lebih.
Dari aspek tenaga tektonik, bagian Indonesai Timur mempunyai potensi ancaman-ancaman bencana gempa bumi dua kali lipat dibandingkan dengan yang bagian barat.namun, dari aspek kerentanan, bagian barat Indonesia (Sumatra dan Jawa) lebih rentan terhadap bencana gempa bumi, karena populasi penduduknya lebih padat dan infrastrukturnya sudah lebih berkembang.
Secara umum dapat dikatkan bahwa potensi ancaman gempa di daratan Pulau Jawa memang lebih kecil dibandingkan dengan di daratan Sumatra. Meskipun demikian, karena populasi di Jawa lebih padat dibandingkan Sumatra juga infrastruktur dan kota-kota besar sudah lebih berkembang di Jawa, maka risiko bencananya belum tentu lebih kecil dari wilayah di sepanjang Patahan Sumatra. (Nuryani/”PR”)
Wilayah Indonesia telah lama dikenal sebagai rawan terhadap bencana gempa dan juga letusan gunung berapi. Tidak heran memang, karena Indonesia berada di zona cincin api atau ring of fire yang didalamnya berderet gugusan gunung berapi dan juga lempeng yang sangat aktif.
Setidaknya, ada empat lempeng tektonik bumi aktif yang berada di wilayah nusantara. Lempeng Lautan Hindia dan Australia, yang bergerak ke utara sekitar 50-70 mm/tahun dan menunjam di bawah palung laut dalam Sumatra-Jawa sampai ke barat Pulau Timor di Nusa Tenggara Timur. Kemudian di sepanjang tepian Lempeng kepulauan dari Pulau Timor ke arah timur dan terus memutar menuju wilayah perairan Maluku. Terakhir, Lempeng Benua Australia yang menabrak dengan kecepatan -70 mm/tahun.
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Pakar Gempa Danny Hilman Natawijaya mengatakan, banyaknya kejadian gempa bumi serta aktifnya sejumlah gunung berapi akhir-akhir ini, menandakan semakin aktifnya pergerakan di kawasan cincin api ini. Ditandai dengan gempa besar berkekuatan 7.7 pada skala Richter di barat daya Pulau Pagai Selatan, Kabupaten Mentawai, Provinsi Sumatra Barat, meletusnya Gunung Merapi, selain juga aktifnya sejumlah gunung berapi lainnya di wilayah Indonesia.
Bahkan, gempa di Mentawai sama sekali tindak mengurangi potensi gempa besar Mentawai, yang diprediksi mempunyai akumulasi tekanan bumi sampai 8,8 pada RS. Kalau dilihat dari sepuluh tahun terakhir bisa dikatakan cincin api ini sedang aktif. Walaupun sebenarnya cincin api ini selalu bergerak setiap saat.
Indonesia memiliki tingkat kerawanan yang sangat tinggi setara dengan Jepang, Taiwan, dan Amerika. Bahkan bisa dikatakan lebih rawan karena infrastruktur Indonesia masaih sangat kurang, dibading dengan negara lain.
Di Indonesia kejadian gempa bumi besar dan merusak umumnya terjadi pada wilayah batas tiga lempeng besar dan jalur patahan aktif utama, yang terbentuk dibagian interior lempeng kepulauan Indonesia.. sebagian patahan aktif, berada di daratan yang dekat dengan populasi penduduk dan sebagian lagi berada di bawah laut sehingga berpotensi tsunami.
Kecuali di wilayah Sumatra, data patahan aktif sumber gempa bumi baik pada zona batas lempeng-lempeng besar maupun di depan interior lempeng sangat terbatas. Seperti di Sumatra,di Jawa pun sumber patahan gempanya ada yang didaratan dan juga di bawah lautan di selatan Jawa, yaitu sumber gempa bumi dari sistem patahan batas lempeng dari zona subduksi Jawa.
Berdasarkan pemetaan pendahuhuluan regional yang sudah dilakukan, di daratan Jawa terdapat cukup banyak jalur patahan aktif yang berpotensi menghasilkan gempa merusak. Patahan aktif yang sudah cukup dikenal umum adalah Patahan Cimandiri-Lembang dan Patahan Baribis. Meskipun demikian, potensi bencananya belum banyak dipelajari dan mendapat perhatian serius.
Patahan aktif lainnya yang sudah teridentifikasi diantaranya adalah patahan-patahan di sebelah timur Gunung Muria, dimana akan dibangun reaktor nuklir pembangkit listrik. Kemudian di Jawa Timur terdapat jalur lipatan Kendeng yang aktif pada zaman kuarter dan mungkin masih akri sampai sekrang. Semburan lumpur di Porong yang banyak memakan korban, lokasinya berada di ujung timur jalur lipatan ini.
Selain peta patahan aktif, laporan-laporan kuno dan catatan sejarah gempa bumi di daratan Pulau Jawa sejak pertengahan abad 19 juga menunjukan sudah banyak terjadi gempa-gempa meruasak di masa lalu. Dari laporan kerusakan atau intensitas gempa-gempa tersebut yang wilayah kerusakannya lokal dapat disimpulkan bahwa sumber gempanya adlah patahan-patahan aktif yang berdekatan dengan wilayah kerusakannya. Bukan berasal dari gempa besar Zona Subduksi yang jauh di bawah lautan di Selatan Jawa.
Dari rekaman seismik dalam kurung waktu empat puluh tahun terakhir belum pernah terjadi gempa dangkal yang berkekuatan skala magnitudo 7 atau lebih. Meskipun demikian, dari rekaman seismik yang pendek ini belum dapat disumpulkan bahwa patahan-patahan aktif di Jawa tidak ada yang berpotensi untuk mengeluarkan gempa dengan kekuatan sampai magnitudo 7 atau lebih.
Dari aspek tenaga tektonik, bagian Indonesai Timur mempunyai potensi ancaman-ancaman bencana gempa bumi dua kali lipat dibandingkan dengan yang bagian barat.namun, dari aspek kerentanan, bagian barat Indonesia (Sumatra dan Jawa) lebih rentan terhadap bencana gempa bumi, karena populasi penduduknya lebih padat dan infrastrukturnya sudah lebih berkembang.
Secara umum dapat dikatkan bahwa potensi ancaman gempa di daratan Pulau Jawa memang lebih kecil dibandingkan dengan di daratan Sumatra. Meskipun demikian, karena populasi di Jawa lebih padat dibandingkan Sumatra juga infrastruktur dan kota-kota besar sudah lebih berkembang di Jawa, maka risiko bencananya belum tentu lebih kecil dari wilayah di sepanjang Patahan Sumatra. (Nuryani/”PR”)
Sabtu, 13 November 2010
Torricelli Penemu Barometer Air Raksa
Pada 15 Oktober 1608, lahir fisikawan Italia yang yang namanya kemudian mendunia. Dialah Evangelista Torricelli yang lahir di Faenza dan kemudian menempuh studi di Sapienza College Roma.
Evangelista Torricelli adalah anak pasangan Gaspare Torricelli dengan Caterina Angetti. Anak sulung dari tiga anak pasangan suami istri ini hidup serba kekurangan karena Gaspare hanyalah seorang buruh pabrik tektil. Kedua adik laki-lakinya kelak bekerja pada bidang yang terkait dengan pakaian. Melihat bakat Torricelli menonjol dan tidak mempunyai kemampuan untuk memberi pendidikan, kedua orang tuanya mengirim anak sulung ini ke pamannya, Jacopo, seorang paderi. Torricelli dididik sampai siap masuk sekolah Jasuit.
Torricelli masuk sekolah Jasuit pada tahun 1624 dan belajar matematika dan filsafat selama dua tahun, tidak diketahui dengan jelas kota tempat Torricelli belajar. Katika Torricelli masih menuntut ilmu di sekolah ini, ayahnya meninggal. Ibunya bersama kedua adiknya pindah ke Roma dan diketahui Torricelli kemudian tinggal bersama mereka. Ibunya meninggal di Roma pda tahun 1641.
Torricelli adalah ahli fisika Italia, penemu barometer air raksa, penemu Hukum Torricelli, menemu tabung hampa kecil yang pertama di dunia, ahli matematika, pengarang, guru besar, sekretaris, pembantu, dan murid Galileo. Ia memperbaiki mikroskop dan teleskop. Ia meninggal di Florence pada tanggal 25 Oktober 1647 pada umur 39 tahun. Pada umur 22 tahun ia belajar di Roma pada Benedetto Castelli, pendiri ilmu hidrolik, ahli matematika murid Galileo Galilei.
Torricelli menjadi sekretaris Galileo selama tiga bulan sampai Galileo wafat pda tahun 1641.
Kisah pertemuan Torriceli dengan Galileo ibarat pertemuan antara seorang pengagum dengan tokoh yang dikaguminya. Pada umur 30 tahun ia membaca buku karya Galileo dan merasa kagum. Ia menulis kepada Galileo pada tahun 1632, tetapi baru diundang oleh Galileo sembilan tahun kemudian, setelah Galileo terkesan akan tulisan Torricelli tentang gerak.
Waktu itu Galileo sudah tua dan buta. Torricelli diterima sebagai sekretarisnya dan tiga bulan kemudian Galileo meninggal. Torricelli diangkat jadi pengganti Galileo sebagai ahli matematika di Istina Grand Duke Fredinand II dan sebagai guru besar matematika dan persinggungan kedua ilmuwan besar itu, di Florence dibuat patung Torricelli dan Galileo.
Pada 1643 Torricelli membuat percobaan yang kemudian terkenal dengan nama “Percobaan Torricelli”. Percobaan ini ia lakukan berdasarkan saran-saran Galileo yang ia terima sebelum meninggal. Untuk percobaannya ia menggunakan tabung kecil yang panjangnya satu meter dan air raksa. Tabung itu ia isi dengan air raksa sampai penuh lalu lubangnya ia tutup dengan jari.
Tabung itu ia balikan dan ujungnya dicelupkan ke dalam bejana berisi air raksa pula. Kemudian jari penutup tabung ia lepaskan dari tabung. Air raksa dalam tabung turun dan menimbulkan ruang hampa udara. Ruang hampa ini kemudian terkenal dengan nama ruang hampa Torricelli. Ia mengukur tinggi air raksa dalam bejana. Tingginya ternyata 76 sentimeter.
Selama beberapa hari Torricelli mengamati bahwa tinggi air raksa dalam tabung selalu berubah-ubah. Akhirnya ia tahu bahwa hal itu disebabkan oleh tekanan udara. Tekanan air raksa 76 sentimeter itu kemudian disebut tekanan satu atmosfer.
Kebanyakan penemuan Torricelli adalah dibidang fisika. Khususnya mengenai barometer. Torricelli juga mengemukakan teori-teori tentang percepatan dan gravitasi, gerakan cairan dan proyektif. Suatu ketika Fermat pernah mengajukan soal pada Torricelli untuk menentukan suatu titik di bidang datar yang jumlah jaraknya ke titik satu segitiga menjadi minimum. Penyelesaian soal dari Torricelli kemudian diterbitkan salah seorang muridnya yaitu Viviani pada tahun 1659.
Titik itu dikenal sekarang dengan nama pusat isogon dari segitiga. Penyelesaian cantik dari soal itu kemudian diberikan oleh Jacob Steiner. Pada tahun 1640 menemukan panjang dari busur kurva spiral logaritma. (U. Dede, dari berbagai sumber, /”PR”)
Evangelista Torricelli adalah anak pasangan Gaspare Torricelli dengan Caterina Angetti. Anak sulung dari tiga anak pasangan suami istri ini hidup serba kekurangan karena Gaspare hanyalah seorang buruh pabrik tektil. Kedua adik laki-lakinya kelak bekerja pada bidang yang terkait dengan pakaian. Melihat bakat Torricelli menonjol dan tidak mempunyai kemampuan untuk memberi pendidikan, kedua orang tuanya mengirim anak sulung ini ke pamannya, Jacopo, seorang paderi. Torricelli dididik sampai siap masuk sekolah Jasuit.
Torricelli masuk sekolah Jasuit pada tahun 1624 dan belajar matematika dan filsafat selama dua tahun, tidak diketahui dengan jelas kota tempat Torricelli belajar. Katika Torricelli masih menuntut ilmu di sekolah ini, ayahnya meninggal. Ibunya bersama kedua adiknya pindah ke Roma dan diketahui Torricelli kemudian tinggal bersama mereka. Ibunya meninggal di Roma pda tahun 1641.
Torricelli adalah ahli fisika Italia, penemu barometer air raksa, penemu Hukum Torricelli, menemu tabung hampa kecil yang pertama di dunia, ahli matematika, pengarang, guru besar, sekretaris, pembantu, dan murid Galileo. Ia memperbaiki mikroskop dan teleskop. Ia meninggal di Florence pada tanggal 25 Oktober 1647 pada umur 39 tahun. Pada umur 22 tahun ia belajar di Roma pada Benedetto Castelli, pendiri ilmu hidrolik, ahli matematika murid Galileo Galilei.
Torricelli menjadi sekretaris Galileo selama tiga bulan sampai Galileo wafat pda tahun 1641.
Kisah pertemuan Torriceli dengan Galileo ibarat pertemuan antara seorang pengagum dengan tokoh yang dikaguminya. Pada umur 30 tahun ia membaca buku karya Galileo dan merasa kagum. Ia menulis kepada Galileo pada tahun 1632, tetapi baru diundang oleh Galileo sembilan tahun kemudian, setelah Galileo terkesan akan tulisan Torricelli tentang gerak.
Waktu itu Galileo sudah tua dan buta. Torricelli diterima sebagai sekretarisnya dan tiga bulan kemudian Galileo meninggal. Torricelli diangkat jadi pengganti Galileo sebagai ahli matematika di Istina Grand Duke Fredinand II dan sebagai guru besar matematika dan persinggungan kedua ilmuwan besar itu, di Florence dibuat patung Torricelli dan Galileo.
Pada 1643 Torricelli membuat percobaan yang kemudian terkenal dengan nama “Percobaan Torricelli”. Percobaan ini ia lakukan berdasarkan saran-saran Galileo yang ia terima sebelum meninggal. Untuk percobaannya ia menggunakan tabung kecil yang panjangnya satu meter dan air raksa. Tabung itu ia isi dengan air raksa sampai penuh lalu lubangnya ia tutup dengan jari.
Tabung itu ia balikan dan ujungnya dicelupkan ke dalam bejana berisi air raksa pula. Kemudian jari penutup tabung ia lepaskan dari tabung. Air raksa dalam tabung turun dan menimbulkan ruang hampa udara. Ruang hampa ini kemudian terkenal dengan nama ruang hampa Torricelli. Ia mengukur tinggi air raksa dalam bejana. Tingginya ternyata 76 sentimeter.
Selama beberapa hari Torricelli mengamati bahwa tinggi air raksa dalam tabung selalu berubah-ubah. Akhirnya ia tahu bahwa hal itu disebabkan oleh tekanan udara. Tekanan air raksa 76 sentimeter itu kemudian disebut tekanan satu atmosfer.
Kebanyakan penemuan Torricelli adalah dibidang fisika. Khususnya mengenai barometer. Torricelli juga mengemukakan teori-teori tentang percepatan dan gravitasi, gerakan cairan dan proyektif. Suatu ketika Fermat pernah mengajukan soal pada Torricelli untuk menentukan suatu titik di bidang datar yang jumlah jaraknya ke titik satu segitiga menjadi minimum. Penyelesaian soal dari Torricelli kemudian diterbitkan salah seorang muridnya yaitu Viviani pada tahun 1659.
Titik itu dikenal sekarang dengan nama pusat isogon dari segitiga. Penyelesaian cantik dari soal itu kemudian diberikan oleh Jacob Steiner. Pada tahun 1640 menemukan panjang dari busur kurva spiral logaritma. (U. Dede, dari berbagai sumber, /”PR”)
Cara Merawat Komputer
Di bawah ini adalah kiat-kiat yang bisa dilakukan sebagai langkah untuk merawat komputer. Supaya komputer selalu dalam kondisi baik.
1. Defrag harddisk secara berkala
Fungsinya Disk Defragmenter yaitu untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenisnya sedemikian rupa sehingga mempermudah proses read/write. Efeknya beban kerja komputer menjadi ringan yang pada akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Untuk melakukan Disk Defragmenter, caranya klik menu Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Defragmenter. Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yang berjalan, termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag.
2. Aktifkan secreensaver
Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yang tak kalah penting. Monitor CRT (cathode ray tube) pada komputer serta televisi sama-sama menggunakan sinar fosfor untuk menampilkan gambar pada layar. Jika monitor menampilkan gambar yang sama untuk beberapa saat, akan ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah, yaitu gambar menjadi redup dan kurang jelas. Lain halnya jika monitor telah mengadopsi teknologi LCD (liquid crystal display), LED (light emitting diode) yang sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi. Cara mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Contol Panel > Dislay > Klik tab screensaver, kemudian pilih.
3. Ventilasi yang cukup
Tempatkan monitor maupun CPU (central processing unit) sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor serta CPU cukup lancar. Ventilasi yang buruk bisa menyebabkan panas yang berlebihan sehingga komponen atau rangkaian elektonik didalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen. Oleh karena itu usahakan jarak CPU dan dinding atau tembok minimal 30 cm. kalau perlu psang kipas angin di dalam ruangan.
4. Pakailah UPS atau stavolt
Pakai UPS (uninterruptible power supply) untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yang dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Jika piranti UPS tidak tersedia. Pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan lsitrik.
5. Tutup program yang tidak berguna
Setiap program yang di-load atau dijalankan makan akan “memakan” memory (RAM) sehingga semakin banyak program yang dijalankan, akan semakin banyak pula memory yang terpangkas. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat juga beban kerja menjadi lebih berat yang pada akhirnya dapat memperpendek umur komponen pada komputer.
6. Pasang program antivirus serta update secara berkala
Untuk dapat mengenali virus atau trojan baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yang telanjur menyebar di komputer kadang tak bisa diselesaikan hanya dengan memindainya lewat program antivirus, tetapi harus menginstall ulang sistem komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya (biaya installasi ulang sistem), juga akan menyebabkan harddisk akan lebih cepat rusak dibandingkan apabila tidak sering diinstall ulang.
7. Bersihkan Recycle Bin secara rutin
Sebenarnya file atau forder yang kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin. Hal ini dibuat dengan maksud agar suatu saat apabila masih dibutuhkan dapat mengembalikan lagi file yang telah dihapus tadi. Recycle Bin yang sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yang dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lebih lamban.
Caranya cari ikon berbentuk tong sampah dengan nama Recycle Bin > klik kanan Recycle Bin > klik Empty Recycle Bin, dapat pula menjalankan fungsi Disk Cleanup. Caranya klik Start > Program > Accessories > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yang mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin, jika perlu centangi pula yang lainnya (seperti temporary file, temporary internet file), setelah itu klik OK.
8. Jangan meletakan speaker active terlalu dekat dengan monitor
Sebaiknya jauhkan speaker aktive dari dekat monitor komputer sebab medan magnet yang ada pada speaker aktive tersebut akan mempengaruhi monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.
9. Uninstall atau buang program yang tidak berguna
Ruang harddisk yang terlalu banyak tersita akan menghambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat. Selain itu, bisa menyebabkan harddisk akan cepat rusak.
10. Bersihkan motherboard dan peripheral secara berkala
Setidaknya minimal enam bulan sekali kita harus melakukan pemberishan motherboard beserta peripheral dari timbunan debu. Caranya buka chasing terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan perpheral lain seperti RAM, video card, modem, saound card, CDR/CDRW/DVDRW, TV tunner dengan sikat halus atau kuas secara perlahan dan hati-hati agar tidak merusak kompunen. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard dan mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.
11. Pasang kabel pentanahan (ground)
Apabila pada chasing ada arus listrik yang ngalir, buatlah kabel pentanahan (ground) untuk membuang arus listrik tersebut ke tanah. Langkah ini dapat menetralkan arus listrik yang seharusnya tidak mengalir ke luar (chasing) sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet. (Toni Irawan, pratisi IT, /“PR” )
1. Defrag harddisk secara berkala
Fungsinya Disk Defragmenter yaitu untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenisnya sedemikian rupa sehingga mempermudah proses read/write. Efeknya beban kerja komputer menjadi ringan yang pada akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Untuk melakukan Disk Defragmenter, caranya klik menu Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Defragmenter. Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yang berjalan, termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag.
2. Aktifkan secreensaver
Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yang tak kalah penting. Monitor CRT (cathode ray tube) pada komputer serta televisi sama-sama menggunakan sinar fosfor untuk menampilkan gambar pada layar. Jika monitor menampilkan gambar yang sama untuk beberapa saat, akan ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah, yaitu gambar menjadi redup dan kurang jelas. Lain halnya jika monitor telah mengadopsi teknologi LCD (liquid crystal display), LED (light emitting diode) yang sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi. Cara mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Contol Panel > Dislay > Klik tab screensaver, kemudian pilih.
3. Ventilasi yang cukup
Tempatkan monitor maupun CPU (central processing unit) sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor serta CPU cukup lancar. Ventilasi yang buruk bisa menyebabkan panas yang berlebihan sehingga komponen atau rangkaian elektonik didalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen. Oleh karena itu usahakan jarak CPU dan dinding atau tembok minimal 30 cm. kalau perlu psang kipas angin di dalam ruangan.
4. Pakailah UPS atau stavolt
Pakai UPS (uninterruptible power supply) untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yang dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Jika piranti UPS tidak tersedia. Pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan lsitrik.
5. Tutup program yang tidak berguna
Setiap program yang di-load atau dijalankan makan akan “memakan” memory (RAM) sehingga semakin banyak program yang dijalankan, akan semakin banyak pula memory yang terpangkas. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat juga beban kerja menjadi lebih berat yang pada akhirnya dapat memperpendek umur komponen pada komputer.
6. Pasang program antivirus serta update secara berkala
Untuk dapat mengenali virus atau trojan baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yang telanjur menyebar di komputer kadang tak bisa diselesaikan hanya dengan memindainya lewat program antivirus, tetapi harus menginstall ulang sistem komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya (biaya installasi ulang sistem), juga akan menyebabkan harddisk akan lebih cepat rusak dibandingkan apabila tidak sering diinstall ulang.
7. Bersihkan Recycle Bin secara rutin
Sebenarnya file atau forder yang kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin. Hal ini dibuat dengan maksud agar suatu saat apabila masih dibutuhkan dapat mengembalikan lagi file yang telah dihapus tadi. Recycle Bin yang sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yang dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lebih lamban.
Caranya cari ikon berbentuk tong sampah dengan nama Recycle Bin > klik kanan Recycle Bin > klik Empty Recycle Bin, dapat pula menjalankan fungsi Disk Cleanup. Caranya klik Start > Program > Accessories > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yang mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin, jika perlu centangi pula yang lainnya (seperti temporary file, temporary internet file), setelah itu klik OK.
8. Jangan meletakan speaker active terlalu dekat dengan monitor
Sebaiknya jauhkan speaker aktive dari dekat monitor komputer sebab medan magnet yang ada pada speaker aktive tersebut akan mempengaruhi monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.
9. Uninstall atau buang program yang tidak berguna
Ruang harddisk yang terlalu banyak tersita akan menghambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat. Selain itu, bisa menyebabkan harddisk akan cepat rusak.
10. Bersihkan motherboard dan peripheral secara berkala
Setidaknya minimal enam bulan sekali kita harus melakukan pemberishan motherboard beserta peripheral dari timbunan debu. Caranya buka chasing terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan perpheral lain seperti RAM, video card, modem, saound card, CDR/CDRW/DVDRW, TV tunner dengan sikat halus atau kuas secara perlahan dan hati-hati agar tidak merusak kompunen. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard dan mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.
11. Pasang kabel pentanahan (ground)
Apabila pada chasing ada arus listrik yang ngalir, buatlah kabel pentanahan (ground) untuk membuang arus listrik tersebut ke tanah. Langkah ini dapat menetralkan arus listrik yang seharusnya tidak mengalir ke luar (chasing) sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet. (Toni Irawan, pratisi IT, /“PR” )
Selasa, 09 November 2010
Richard “Rich” Skrenta, Penemu Virus Komputer Pertama
Virus Elk Cloner dinyatakan sebagai salah satu virus mikro komputer pertama yang telah berhasil menyebar luas hingga keluar dari ruang lingkup tempat pembuatannya. Dibuat oleh Rich Skrenta, seorang murid sekolah menengah atas yang saat itu masih berumur 15 tahun, pada 1982. virus Elk Cloner yang ia buat, saat itu ditujukan untuk sistem komputer Apple II.
Virus Elk Cloner menyebar dengan menginfeksi sistem operasi Apple II dengan menggunakan teknik boot sector virus. Artinya jika kita melakukan booting komputer menggunakan floppy disk yang sudah terinfeksi, virus akan secara otomatis tersalin ke memori komputer. Apabila ada floppy disk yang masih bersih dari virus dimasukkan ke komputer yang telah terinfeksi oleh virus, akan menyalin program jahat tersebut ke dalam floppy tersebut.
Komputer yang terinfeksi akan menampilkan puisi dilayar saat booting ke 50. Virus Elk Cloner tidak membuat kerusakan, tetapi hanya mengubah sistem pada floppy yang berisikan Apple DOS. (Toni Irawan, praktisi IT, /“PR”)
Virus Elk Cloner menyebar dengan menginfeksi sistem operasi Apple II dengan menggunakan teknik boot sector virus. Artinya jika kita melakukan booting komputer menggunakan floppy disk yang sudah terinfeksi, virus akan secara otomatis tersalin ke memori komputer. Apabila ada floppy disk yang masih bersih dari virus dimasukkan ke komputer yang telah terinfeksi oleh virus, akan menyalin program jahat tersebut ke dalam floppy tersebut.
Komputer yang terinfeksi akan menampilkan puisi dilayar saat booting ke 50. Virus Elk Cloner tidak membuat kerusakan, tetapi hanya mengubah sistem pada floppy yang berisikan Apple DOS. (Toni Irawan, praktisi IT, /“PR”)
Langganan:
Postingan (Atom)


