Jumat, 30 Januari 2009

KRI Diponegoro Ikut Misi PBB di Lebanon


30 Januari 2009, Jakarta -- Salah satu armada laut yang dimiliki TNI AL, korvet Sigma KRI Diponegoro (365) dipastikan akan bertolak ke Lebanon pada 13 Februari 2009 untuk bertugas selama enam bulan dalam misi perdamaian PBB.

Pengiriman kapal perang dalam misi perdamaian PBB oleh Indonesia pertama kalinya.

"Kapal sudah siap untuk berlayar dan bertempur," kata Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Tedjo Edy Purdijatno yang ditemui wartawan di Cilangkap, Jakarta, Jumat (30/1).

Kepastian keberangkatan kapal perang yang nantinya akan dilengkapi pula dengan sebuah helikopter tersebut diterima TNI AL melalui surat dari pihak PBB. PBB pun telah menyatakan kapal tersebut layak untuk diberangkatkan.


Helikopter yang akan dibawa berasal dari Skuadron Udara 400, jenis NBO105 dengan call sign NV-414.

Terkait masalah pembiayaan, Tedjo mengatakan seluruh biaya yang dikeluarkan dalam misi ini akan ditanggung oleh PBB. Nantinya, TNI AL akan menerima dana penggantian biaya operasional. Namun uang tersebut tidak akan digunakan untuk menambah anggaran TNI, tetapi untuk biaya pembelian kapal baru atau biaya operasional misi-misi selanjutnya. (tribun-timur.com/info-terkumpul.blogspot.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar