Tampilkan postingan dengan label Aljazair. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aljazair. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Juli 2011

Aljazair Pesan Dua Korvet Kelas Tiger

RFS Soobrazitelny korvet kelas Steregushchy (Project 20380) tampil pertama kalinya di IMDS-2011. (Foto: RIA Novosti/Alexei Danichev)

4 Juli 2011, Moskow (Berita HanKam): Pemerintah Aljazair dan perusahaan kapal Rusia United Shipbuiding Corporation serta perusahaan eksportir senjata Rosoboronexport meneken kontrak pembuatan dua kapal perang jenis korvet kelas Tiger.

Kesepakatan diteken di pameran maritim dua tahunan International Maritime Defense Show 2011 (IMDS-2011) di St. Petersburg.

”Kami telah meneken dua kesepakatan dengan Rosoboronexport untuk penjualan dua korvet ke Aljazair dan tiga korvet ringan (Molniya) ke bekas Republik Sovyet,” ucap pimpinan USC Roman Trotsenko.

Jane’s mencatat Aljazair telah tertarik mengakuisisi korvet Tiger pada awal 2006. Aljazair mengkaji juga Project 11661 Gepard dan Project 11356. Saat tender internasional digulirkan Maret 2007, Aljazair tertarik pada frigate tipe 23 buatan BAE Systems dan frigate tipe FREMM DCNS, sebelum memutuskan korvet Tiger.

Korvet Tiger Project 20382 versi model Project 20380 kelas Steregushchy, merupakan korvet terbaru Angkatan Laut Rusia. Rusia berencana membeli sedikitnya 30 kelas Steregushchy. Korvet pertama dioperasikan Oktober 2008 oleh Armada Baltik, diberi nama RFS Steregushchy. Sedangkan korvet kedua RFS Soobrazitelny dijadwalkan tahun ini dioperasikan dan korvet ketiga RFS Boiky dalam proses penyelesaian.

Rusia pertama kalinya menampilkan kelas Steregushchy pada pameran maritim di IMDS-2011. Korvet Tiger dirancang mampu menghancurkan kapal permukaan, kapal selam dan pesawat udara serta mendukung tembakan artileri saat pendaratan pasukan di pantai.

Korvet berukuran panjang 105 meter dan lebar 13 meter, dipersenjatai sistem rudal anti-kapal permukaan Uran, sistem meriam/rudal anti-pesawat udara Kashtan, satu pucuk meriam 100 mm, dua pucuk meriam AK-630M 30 mm, torpedo 330 mm serta satu unit helikopter Ka-27 Helix.

Korvet berbobot 2000 ton digerakkan empat mesin diesel 16D49, jarak jelajah pada kecepatan 14 knot sejauh 4000 mil, kecepatan maksimum 27 knot. Korvet diawaki 100 orang berikut awak helikopter.

Menurut IISS Military Balance 2011, armada kapal permukaan AL Aljazair terdiri dari 3 frigate kelas Koni, 6 korvet, 22 kapal patroli, 3 kapal amphibi dan 3 kapal logistik dan pendukung.

Sumber: RIA Novosti

Senin, 06 Juni 2011

AlJazair Akan Beli Helikopter Serbu Mi-28

Mi-28NE. (Foto: RIA Novosti/Skrinnikov)

6 Juni 2011, Moskow (Berita HanKam): Rosvertol mengumumkan sedang melakukan pembicaraan penjualan helikopter serbu Mi-28NE dengan Aljazair yang akan diserahkan pada 2012-2017.

”Sebuah proposal komersial telah dikirimkan (ke Aljazair) dan diskusi akan dimulai pada tahun ini,” ungkap Direktur Utama Rosvertol Boris Slyusar. ”Kami berharap kontrak diteken untuk penyerahan pada 2012-2017.”

Bila kesepakatan tercapai, kedua kalinya Rosvertol sukses mengekspor Mi-28NE. Venezuela telah memesan 10 unit pada 2010, tetapi helikopter belum diserahkan.

Helikopter serbu Mi-28NE berkursi tandem dipersenjatai rudal anti-ranpur Ataka.

Pengembangan Mi-28N dimulai 1993, berdasarkan Mi-28 dengan menambah fitur khusus yang membuat helikopter dapat terbang sangat rendah di malam hari.

Angkatan Bersenjata Aljazair telah mengoperasikan helikopter Mi-25, versi ekspor Mi-24.

Sumber: RIA Novosti
Berita HanKam