Minggu, 05 Agustus 2012

Lucunya!!! Pulau Ini Dipenuhi Kelinci

UNIK - Lucunya!!! Pulau Ini Dipenuhi Kelinci - Sebuah pulau di Hiroshima, Jepang dihuni ribuan kelinci. Malah, populasi kelinci jauh lebih besar dari manusia. Okunoshima atau Pulau Kelinci memiliki kisah kelam sebelum menjelma jadi pulau lucu seperti sekarang. Pada masa Perang Dunia II, pulau ini dijadikan pabrik pembuatan senjata biologi. Pulau yang tak berpenghuni ini memproduksi banyak gas beracun.

Yang menjadi bahan percobaan senjata biologis tersebut adalah kelinci. Setelah Perang Dunia selesai, pulau ini dibiarkan kosong dan kelinci pun dilepas bebas. Tahun-tahun berlalu, gudang senjata biologis pun sudah dibersihkan oleh pemerintah Jepang. Kini, Pulau Okunoshima terbuka untuk mereka yang ingin berlibur.

Ada sebuah hotel yang bisa diinapi di sini. Ada juga pusat informasi untuk turis dan sebuah bangunan yang melayani penyewaan sepeda. Kebanyakan turis yang datang ke sini karena ingin melihat kelinci lucu yang tidak takut dengan manusia. Memang banyak sekali kelinci di sini, kebanyakan dari mereka tidak lari jika didekati dan malah mendatangi tanpa rasa takut.

Anda bisa mengelilingi pulau ini dengan menggunakan sepeda sewaan. Selain bisa bermain dengan kelinci, Anda juga bisa mendatangi Poison Gas Museum. Pada tahun 1988, dibangunlah museum ini dengan tujuan mengedukasi masyarakat mengenai pabrik gas beracun yang pernah dibuat di sini.

Jika penasaran dengan gedung asli pabrik pembuatan gas beracun, Anda bisa langsung datang ke sana. Gedung asli masih berdiri meski sudah tidak terurus. Turis tidak boleh melewati garis pembatas yang ada di sekeliling gedung karena dianggap bisa membahayakan. Namun banyak juga turis yang tetap masuk ke dalam dan mengabaikan garis pembatas.

Pulau Kelinci juga memiliki pantai yang indah. Garis pantai berpasir putih jadi favorit masyarakat sekitar Hiroshima yang ingin berlibur ke pantai. Airnya yang biru dan bersih asyik untuk direnangi. Yuk kita lihat di bawah ini :











sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar