Kamis, 23 Agustus 2012

Inikah Ferrari Tertua di Dunia?

ARTIKEL ZAMRUD HIJAU | Dengan tubuh kecil, dan ban 'cacing' mobil ini tidaklah tampak sebagai mobil sport yang powerfull seperti kebanyakan mobil sport masa kini. Tapi, ini adalah salah satu mobil Ferrari pertama di dunia. Harganya pun kini sudah mencapai Rp 75,9 miliar.

detail berita

Mobil ini adalah Ferrari 166 Spyder Corsa yang dianggap banyak orang sebagai salah satu mobil Ferrari tertua di dunia yang masih dalam kondisi prima. Kini, mobil lansiran 1947 yang dibuat Enzo Ferrari sesaat setelah Perang Dunia II itu tampil kembali setelah selesai di restorasi.

Sang pemilik Jim Glickenhaus dari California mengatakan kalau butuh dana hingga US$500.000 atau sekitar Rp 4,74 miliar. Setelah kembali ke kondisi fisik yang prima, harga mobil ini pun melambung hingga US$ 8 juta atau sekitar Rp 75,9 miliar.

Padahal di 2004 lalu Glickenhaus hanya membeli mobil yang memenangi Turin Grand Prix tahun 1947 ini dengan harga US$ 770 ribu.

"Saya membeli mobil di pelelang pada tahun 2004 dengan harga sekitar $ 770.000. Segera setelah mata saya melihatnya, ada cinta pada pandangan pertama. Tidak ada mobil lain yang seperti ini di planet ini. Duduk di dalamnya adalah seperti memundurkan waktu -- dan mobil ini adalah mimpi untuk mengemudi," katanya seperti detikOto kutip dari Daily Mail.

Mobil ini memiliki nomor 002 dan pertama kali dijual Enzo Ferrari pada Desember 1947 setelah mobil pertama buatannya (nomor 001) mengalami kecelakaan.

Namun, kehadiran mobil ini yang diklaim sebagai Ferrari tertua di dunia bukanlah yang pertama kali terjadi. Karena di tahun 2006 ada seorang pemilik Ferrari yang memiliki sasis 001C yang mengklaim mobilnya sebagai Ferrari tertua di dunia.

Tapi Glickenhaus tidak ambil pusing terhadap klaim tersebut. Bisa jadi karena mobilnya adalah mobil nomor 2 berbagai komponen dari nomor 1 yang mengalami kecelakaan saat tes digunakan di mobilnya.

Itulah mengapa orang yang mengklaim memiliki Ferrari pertama tidak memiliki Ferrari yang benar-benar 'orisinil' karena banyak bagian komponen dan mesin yang menggunakan milik Ford, bukan Ferrari.

"(Sementara) Ferrari saya masih memiliki sasis, mesin, gearbox dan berbagai komponen mekanikal yang orosinil," kata Glickenhaus seperti detikOto kutip dari Daily Mail.

"Saya datang ke rumah Ferrari di Maranello di Italia Utara. Disana anda akan menemukan mekanikal warisan dari mesin ini. Mereka memiliki semua foto, bagian dan pengetahuan untuk restorasi otentik ini," lugasnya seraya mengatakan akan menggunakan mobil ini sebagai ikon pengumpulan dana untuk remaja bermasalah di New York.

sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar