Jumat, 17 Agustus 2012

Gila! Pasangan Suami-Istri Asal China Ini Kompak Bertukar Kelamin Agar Bisa Berganti Peran

ARTIKEL ZAMRUD HIJAU | Dalam kehidupan pernikahan yang namanya kesetaraan adalah mutlak hukumnya. Walau suami adalah kepala keluarga namun ia tidak boleh terlalu dominan. Nah, kesetaraan dalam kehidupan suami istri bisa diwujudkan misalnya dengan saling berbagi dan berganti peran misalnya suami ikut mencuci piring atau istri membantu membetulkan genteng rumah.

Loading image...
ilustrasi

Tapi bagi pasangan suami istri asal China ini, cara tersebut ternyata tidak cukup. Pasangan baru menikah di kota Yongzhou, Provinsi Hunan, China merencanakan sesuatu yang ganjil bagi orang kebanyakan. Sang suami ingin operasi ganti kelamin menjadi perempuan, sebaliknya sang istri ingin dioperasi agar menjadi laki-laki.

Sang suami, Chen Li (37 tahun) memang memiliki kecenderungan feminin dan sangat perhatian terhadap sesama. Sedangkan istrinya, Jiang Ling sudah merasa lelah menghadapi mertuanya yang pemarah dan memutuskan ingin menjadi laki-laki agar lebih disegani.

Selain gemulai, sebagai laki-laki Chen juga sangat pemalu dan sangat kaku kalau sedang berbicara dengan orang lain.

"Awalnya saya tidak menyadari kalau diri saya feminin, hingga suatu ketika saya merasa nyaman bersandar pada sesama laki-laki waktu tinggal di asrama," ungkap Chen. Nah, Ketidakpuasan atas jenis kelaminnya saat ini juga dialami oleh sang istri, Jiang. Sebelum menikah dengan Chen, Jiang sendiri merupakan janda yang bercerai karena tidak akur dengan mertuanya.

"Kalau saja saya laki-laki, saya tidak akan disia-siakan oleh ibu mertua lagi," ujar Jiang.

Atas kesepakatan bersama, Chen dan Jiang kompak ingin melakukan operasi ganti kelamin. Kelak jika sudah terlaksana, Chen akan menjalankan peran sebagai istri, sementara Jiang yang semula perempuan akan menggantikan posisinya sebagai suami sekaligus kepala rumah tangga.

Namun sebelum keinginan tersebut terlaksana, keduanya berencana untuk mendapatkan anak terlebih dahulu. Karena setelah masing-masing saling bertukar kelamin, kemungkinan untuk memiliki keturunan mungkin sangat kecil atau bahkan tidak mungkin sama sekali.

Waduh, sudah makin gila saja dunia ini.

sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar